Setiap kali menonton
film dengan genre komedi saya selalu mencoba memperhatikan bagian awal mereka,
fokusnya pada seperti apa mereka ingin tampil di depan penontonnya, mumblecore, dark comedy, satire, hyperactive
comedy, atau jenis komedi lainnya. ‘Mike
and Dave Need Wedding Dates’ merupakan komedi rasa hyper, sebuah komedi
“vulgar” yang memiliki energi dan semangat tinggi yang tampaknya hanya ingin
mengajak penonton untuk sekedar tertawa sambil berpesta. Sepintas itu tampak
seperti sebuah tugas yang sangat sederhana namun sesungguhnya keputusan untuk
memikat penonton dengan tampil “gila” seperti sebuah boomerang. ‘Mike and Dave
Need Wedding Dates’ feels like summer party with not so good EDM, abs, beer, and bikini.
Showing posts with label Adam DeVine. Show all posts
Showing posts with label Adam DeVine. Show all posts
Movie Review: Ice Age: Collision Course [2016]
Secara logika jika kamu
masih berhasil memperoleh keuntungan dari produk atau jasa yang kamu hasilkan
atau lakukan sebenarnya wajar jika kamu tidak berniat untuk melakukan sebuah
perubahan. Mencoba menjadi lebih baik tapi dengan risiko merugi atau
meneruskan formula yang sama dan telah terbukti menguntungkan? Sudah sejak film
kedua Blue Sky Studios menerapkan
cara opsi pertama, recycling terhadap
Ice Age dengan mengandalkan pesona
karakter dengan aksi hyperactive mereka. Tiga film penerus Ice Age sebelumnya tidak semuanya terasa kurang menyenangkan, namun
mayoritas dari mereka tidak berhasil berada di level yang sama dengan Ice Age. Ice Age: Collision Course?


