Debut fitur layar lebar
dari sutradara asal Iran bernama Babak
Anvari ini, Under the Shadow,
akan mengingatkan kamu pada film horror yang juga menjadi debut layar lebar
dari Jennifer Kent, The Babadook. Menggunakan konsep yang
sama yaitu menempatkan terror bersama hubungan antara ibu dan anak film yang
dipilih oleh United Kingdom untuk
mewakili mereka pada perhelatan 89th
Academy Awards di kategori “Best
Foreign Language Film” ini menjadi bukti bagaimana apa yang penonton sebut
formula dan materi yang klasik, klise, bahkan basi itu selalu dapat kembali
dibentuk menjadi sebuah presentasi penuh terror yang terasa segar dan
menyenangkan. It's horror with lovely terrors. Oh, what a year, what a lovely year for
horror films!
Showing posts with label Arash Marandi. Show all posts
Showing posts with label Arash Marandi. Show all posts
Review: A Girl Walks Home Alone at Night (2014)
Film-film skala kecil
seperti A Girl Walks Home Alone at Night
ini kehadirannya selalu dinantikan setiap tahun oleh para penikmat film yang
sudah mengerti skema standard dari siklus film setiap tahun, dari flop session
di awal tahun, summer untuk blockbuster, dan menjelang akhir tahun dengan buzz awards season. Mereka memiliki
tugas menjadi penyegar dibalik siklus yang predictable tadi dan dengan
mencampur materi berani antara Iran
dan vampire serta unsur horror, romance, serta thriller, film ini berhasil menjadi
salah satu film skala kecil yang paling menyenangkan tahun lalu.


-large-cover.jpg)