Showing posts with label Caleb Landry Jones. Show all posts
Showing posts with label Caleb Landry Jones. Show all posts

Movie Review: Nitram (2021)

"Just because I don't cry doesn't mean I'm not hurting."

Tentu ada alasan mengapa tunagrahita atau individu yang memiliki keterbelakangan mental dikategorikan sebagai Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), karena fungsi kondisi intelektualnya yang terganggu menjadi hambatan untuk memproses hal-hal normal, bukan hanya dari segi fisik saja tapi juga secara emosional, mental, sosial, serta potensi kecerdasan. ABK yang tidak menerima “pelayanan” terfokus sejak kecil cenderung akan mengalami kesulitan dalam adaptasi perilaku yang muncul di masa perkembangannya. Diklasifikasikan ke dalam tiga kelas yakni ringan, sedang, dan berat, kemampuan intelektual umum dan adaptasi sosial yang di berada bawah rata-rata bisa menjadi boomerang yang berbahaya jika tidak diberikan pengawasan khusus. ‘Nitram’: being independent doesn't mean being alone.


Movie Review: Finch (2021)

“I wish I'd done more with the time I had.”

Setelah season kedua SeeApple TV+ langsung menambah daftar serial sci-fi milik mereka dengan Foundation, Invasion dan Dr. Brain, di mana judul terakhir menjadi the first Korean-language show produced for Apple TV+. Dan kurang dari tiga bulan film ini menjadi entri terbaru daftar tersebut, sebuah science fiction drama yang sebelumnya dikenal dengan judul ‘BIOS’, mencoba bercerita tentang sesuatu yang kurang umum di film post-apocalyptic science fiction: humanity, the meaning of life. From the Director of 'Game of Thrones' comes the best "low-key" sci-fi after 'Ex Machina'. ‘Finch’ : a touching science fiction fable. (Warning: the following post might contains mild spoilers)


Movie Review: The Outpost (2020)



“Enemy in the wire, enemy in the wire. Everyone into Alamo position.”

Film dengan premis menarik sangat mudah untuk ditemukan, namun tidak dengan film yang mampu mengolah premis yang biasa menjadi sebuah presentasi dengan kandungan rasa percaya diri tinggi. Dari kulit luarnya film ini akan membuat kamu teringat dengan berbagai judul film dengan tema peperangan, sesuatu yang tidak salah karena faktanya formula yang digunakan film ini juga memang tidak jauh berbeda dari film peperangan pada umumnya. Apa yang membuat film ini terasa segar adalah bagaimana premis dan presentasi klasik itu kemudian dikemas menjadi sebuah sajian engaging penuh rasa percaya diri. ‘The Outpost’ : a gripping, intimate, and dynamic military story.

Movie Review: Byzantium (2013)


"Eternal life will only come to those prepared to die."

I write of what I cannot speak, the truth. Kalimat singkat itu cukup untuk menjadi bukti bahwa kejujuran akan sulit untuk menjadi pahlawan ketika sesuatu harus dikaitkan dengan variabel lain yang sangat personal dan jauh lebih penting, keluarga. Byzantium, punya potensi besar dibalik intinya yang sederhana, dikemas dalam perpaduan konflik yang terpisahkan dalam hitungan abad, wrapped like an interview with a vampire.