Showing posts with label Diego Luna. Show all posts
Showing posts with label Diego Luna. Show all posts

Movie Review: Rogue One: A Star Wars Story [2016]


"This is our chance to make a real difference."

Pada 1970s dan 1980s ‘Star Wars’ hadir dengan original trilogy, kemudian pada akhir 1990s serta awal 2000s mereka mundur kebelakang dengan prequel trilogy. Terdapat jarak yang cukup besar di antara dua trilogy tersebut, sesuatu yang sejak tahun lalu untuk sementara tidak akan terjadi lagi. Dimulai dengan ‘The Force Awakens’ yang hadir tahun lalu sebagai titik awal bagi sequel trilogy hingga tahun 2020 nanti setiap tahunnya para fans Star Wars memiliki kesempatan untuk berkumpul bersama, melakukan toast sembari mengucapkan “May the Force be with you”. Rogue One: A Star Wars Story menjadi pembuka Star Wars saga kategori keempat, sebuah anthology films yang berisikan kumpulan spin-off dan stand-alone films. Apakah film pertama experiment dari George Lucas ini melakukan pekerjaan yang baik? It’s an “al dente” Star Wars movie.

Review: Blood Father (2016)


"My name is John Link, and I’m a real success story."

Seorang wanita muda sedang berada dalam bahaya yang kemudian membuat sang ayah terlibat dengan mengotori tangan miliknya untuk menyelamatkan sang putri, tampak seperti Taken bukan? Konsep muncul masalah lalu diteruskan dengan aksi kejar berisikan usaha balas dendam seperti ini sudah sangat familiar, mayoritas yang mencoba melakukannya kerap terjerat penyakit klise revenge-thriller seperti terlalu tipis, terlalu lesu, dan terlalu berantakan. ‘Blood Father’ bukan salah satu dari mereka, memberikan kejutan yang banyak mengingatkan pada impresi yang diberikan Cop Car tahun lalu yang berhasil mencuri perhatian lewat kesederhanaan dan efektifitas yang ia berikan. Warm but nasty, it feels like mad Max doing a ‘Taken’.

Movie Review: The Book of Life (2014)


"Always play from your heart."

Film ini berhasil menjalankan tugas dasarnya sebagai sebuah hiburan animasi, memberikan pengalaman visual yang tentu saja menjadi faktor utama dan terpenting yang penonton cari, serta beberapa pesan tentang kehidupan, cinta, hingga sikap jujur juga tidak ketinggalan ikut menyemarakkan gambar-gambar indah yang memanjakan mata dan imajinasi itu, tapi sebuah sentuhan kecil menghalangi film ini untuk meraih potensi besar yang ia miliki sejak awal. The Book of Life, when stunning visual wounded by inconsistent story charms.

Movie Review: Elysium (2013)


Mempertahankan sesuatu selalu memerlukan upaya yang lebih besar dibandingkan ketika anda sedang berupaya meraihnya. Neill Blomkamp adalah sebuah hits yang sangat besar di tahun 2009, meraih nominasi Oscar lewat sebuah film sci-fi indie, memberikan magic pada film debutnya yang seharga $30 juta untuk meraih keuntungan tujuh kali lipat. Menjadikannya memperoleh banyak atensi, dilain sisi District 9 ternyata juga memberikan beban bagi Blomkamp, hal utama yang sangat terlihat pada Elysium, sebuah sci-fi standard yang kurang dinamis.