Showing posts with label Dolph Lundgren. Show all posts
Showing posts with label Dolph Lundgren. Show all posts

Movie Review: Minions: The Rise of Gru (2022)

“Even the smallest are capable of great things.”

Bicara kualitas tentu saja ‘Toy Story’ dan beberapa nama lain jelas berada di atas mereka, tapi dengan jumlah film yang sama ‘the Despicable Me franchise’ sejauh ini berhasil mengungguli petualangan Woody, Buzz Lightyear, dan teman-temannya itu dalam hal angka box office. Gru dan para Minions andalannya saat ini menyandang status the highest-grossing animated franchises and film series mengalahkan Toy Story, Shrek, Ice Age, serta Frozen. Itu bukti bahwa sejak pertama kali muncul di tahun 2010, Gru terutama para Minions telah sukses meraih hati banyak penonton dengan tingkah lucu dan konyol mereka, dan studio Illumination belum berhenti mengeksploitasi ladang emas itu meskipun dengan cara “memutar-mutar” cerita. Apakah strategi itu kembali berhasil? Minions: The Rise of Gru’: repetitively funky.


Movie Review: Aquaman (2018)


“Atlantis has always had a king. Now it needs something more.”

Warner Bros. pada awalnya seolah merasa "gengsi" untuk membuat DC Extended Universe mereka keluar dari tone “dark” yang sedari awal diusung. Namun menariknya di ‘Wonder Woman’ justru hadir sedikit pergeseran tone yang membuahkan hasil sangat positif. Beban kemudian berpindah ke pundak Aquaman dengan tantangan utama yang masih sama: mampukah film selanjutnya di DC Extended Universe tidak hanya sekedar meneruskan kesuksesan ‘Wonder Woman’ meraih cinta dari penonton, namun juga menjadi an engaging superhero movie with more “good” fun? Aquaman: a wild and weird rollercoaster.

Movie Review: The Expendables 3 (2014)


"Morons need friends."

Sikap optimis tentu merupakan sesuatu yang wajib di miliki oleh setiap orang, rasa percaya diri serta ambisi untuk terus menjadi lebih besar dan lebih baik, tapi ada pula sikap yang kita sebut realistis, sikap yang mampu mengingatkan kita mana limit yang harus di pecahkan dan mana limit yang harus di jaga sebagai upaya untuk tidak melahirkan hal buruk dan negatif. Edisi ketiga parade otot ini tetap berusaha memecahkan batasan yang ada dihadapan mereka, The Expendables 3, that dream team becomes too far, too crowded, too foolish.   

Movie Review: The Expendables 2 (2012)



Sylvester Stallone ternyata belum puas dengan “pesta” yang telah dia dan teman-temannya lakukan dua tahun yang lalu. Kali ini, dengan mengemban tugas yang diberikan oleh Mr. Church (Bruce Willis), Barney Ross (Sylvester Stallone) serta Lee Christmas (Jason Statham), Gunnar Jensen (Dolph Lundgren), Toll Road (Randy Couture), Yin Yang (Jet Li), dan Hale Caesar (Terry Crews) berkumpul kembali, ditambah kehadiran anggota baru Bill The Kid (Liam Hemsworth). Misi mereka sebenarnya sangat mudah, menemukan sebuah paket yang berisikan data tentang keberadaan lima ton plutonium, yang harganya bisa menjadikan sang pemilik menguasai dunia. Hal tersebut semakin mudah dengan kehadiran Maggie (Yu Nan), sebagai pemandu utama mereka. Namun semua berubah ketika mereka bertemu The Sangs, kelompok yang dipimpin Jean Vilain (Jean-Claude Van Damme).