Showing posts with label Isabelle Huppert. Show all posts
Showing posts with label Isabelle Huppert. Show all posts

Movie Review: Mrs. Harris Goes to Paris (2022)

“How many chances do you get in your lifetime?”

Gantungkan mimpimu setinggi langit. Ya, kalimat klasik memang dan mungkin akan menimbulkan berbagai makna, tapi hal itu sebenarnya sangat tepat. Memang dalam perjalanan hidup mereka setiap manusia akan bertemu dengan berbagai rintangan yang di sisi lain dapat membuat mimpi yang sudah kadung tinggi digantung tadi jadi sulit untuk diraih. But if you can believe it, you can achieve it, apalagi Sang Pencipta dan semesta yang Ia kuasai selalu punya cara yang kadang datang di luar nalar dan logika untuk menolong atau membantu mereka yang percaya serta tetap berusaha. Di film ini seorang wanita yang berprofesi sebagai pembantu dan akan mengalami pengurangan gaji justru menolak berhenti tuk bermimpi: ia ingin punya sebuah gaun merk Christian Dior! Go wherever your dream takes you. ‘Mrs. Harris Goes to Paris’: a feel-good and uplifting story.


Review: Elle (2016)


"The real danger, Michèle, is you."

Dahulu kala seorang art teacher di negara Belanda mengatakan bahwa “the breast of a woman is the most beautiful thing in the world” kepada para muridnya, salah satu dari mereka lalu kemudian tumbuh besar menjadi sutradara yang dikenal “kontroversial” bernama Paul Verhoeven, an enigmatic director yang gemar bermain dengan materi provocative and saucy. Dua hal tadi kembali digunakan sutradara Robocop, Total Recall, Basic Instinct, dan Showgirls itu di karya terbarunya ini, Elle. It’s a "tantalize" psychological thriller.

Review: Things to Come [2016]


Ketika kamu bertemu dengan kegagalan dan kemudian dirundung rasa sedih serta menyesal apa yang biasanya kamu lakukan? Banyak opsi memang, salah satunya memikirkan hal-hal aneh seperti berharap agar kamu dapat memutar kembali waktu untuk mundur dan menghindar dari kesalahan yang kamu lakukan. Secara logika tidak ada reset button di dalam kehidupan nyata, itu mengapa mereka mengatakan yesterday is a memory dan yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah melangkah maju, hadapi tidak peduli seberapa berat rintangan yang menantimu. Hal tersebut terkesan "berat", right? Film ini menggambarkan hal tersebut dengan cara yang tidak berat, Things to Come ( L'Avenir), a story about dealing with the evils of human existence.

Movie Review: The Disappearance of Eleanor Rigby (2014)


“There's only one heart in this body, have mercy on me.”

Cinta tidak hanya dapat mengubah kehidupan seseorang dari yang tadinya kusam menjadi berwarna, gelora asmara yang dipenuhi tawa dan kebahagiaan, tapi cinta juga dapat melakukan hal sebaliknya, ia dapat mengubah kehidupan yang indah tadi menjadi kusam, dipenuhi beban dan tekanan yang akan terus menghantui jika tidak dapat diatasi. Film ini membawa kekuatan positif dan negatif dari cinta dalam kehidupan manusia, The Disappearance of Eleanor Rigby, a beauty messy story about love and hesitancy. 

Movie Review: Amour (2012)



Cinta adalah sebuah emosi kasih sayang disertai ketertarikan personal. Cinta adalah sebuah rasa sebagai representatif kebaikan dari manusia, sebuah perjuangan yang tidak pernah berhenti, perhatian dengan bumbu kasih sayang, yang saling percaya dan juga setia hingga akhir. Cinta akan membuat anda melakukan apapun untuk orang yang anda kasihi, melayani dia dengan tulus, menginginkan yang terbaik baginya, meskipun kini ia tidak bisa memberikan apapun lagi kepada anda.