Showing posts with label James Corden. Show all posts
Showing posts with label James Corden. Show all posts

Movie Review: Cinderella (2021)

"Saying "love" and showing love are two very different things."

Serial televisi karya Marvel yang berjudul ‘What If...?’ saat ini sedang tayang di mana penonton dibawa menyaksikan eksplorasi terhadap alternatif pada beberapa momen besar di film-film Marvel Cinematic Universe, seperti contohnya bagaimana jika Raja Wakanda, Black Panther, justru menjadi salah satu pahlawan eksentrik di ‘Guardians of the Galaxy’ dan menyandang gelar Star-Lord? Lantas apa hubungannya dengan Cinderella? Well, mayoritas dari kita tentu sudah tahu atau bahkan mungkin telah hafal dengan alur ceritanya, bagaimana jika kemudian beberapa momen besar di dalam kisah Cinderella itu memiliki alternatif cerita yang berbeda? Bagaimana jika Ibu tiri Cinderella yang justru menikah dengan si Pangeran tampan itu di dalam sebuah sajian musikal? ‘Cinderella’ : a fuzzy fairy tale from the screenwriter of Pitch Perfect.


Movie Review: Trolls World Tour (2020)


“All our differences, that make the world a richer place.”

Jika saya membuat daftar film-film paling mengejutkan di empat bulan pertama tahun 2020 yang menyedihkan ini maka jukebox musical animation yang satu ini pasti akan menjadi salah satu film yang menjadi bagian di dalam daftar tersebut. Kembali hadir sejak pertama kali menyapa penonton di tahun 2016 yang lalu dengan "Can't Stop the Feeling!" yang terasa memorable, kelanjutan kisah Poppy, Branch, dan teman-temannya itu kembali mencoba menggunakan formula sama yang pada dasarnya telah sukses mencuri atensi banyak penonton. Apakah kembali berhasil? Trolls World Tour: elevate the troll universe.

Review: Trolls (2016)


"So just dance, dance, dance."

Ketika selesai menulis garis besar paragraf pembuka muncul perasaan dejavu, perasaan bahwa kalimat-kalimat tersebut telah digunakan sebelumnya di blog ini. Pada review ‘Home’ saya mengatakan bahwa DreamWorks Animation masih berusaha untuk menciptakan image “film Dreamworks, pasti menawan,” cement their position as another "consistent" big players pada industri perfilman di genre animasi. Shrek, Madagascar, Kung Fu Panda, dan How to Train Your Dragon, itu merupakan animasi dengan hit besar dari DreamWorks Animation, selebihnya mereka cenderung too normal and forgettable. Kini mereka kembali mencoba “memancing” imajinasi dengan menggunakan para Trolls. Is it a great animated movie from DreamWorks Animation? It's a mini version of Shrek. It’s the music that rescues them. 

Review: Into the Woods (2014)


"Anything can happen in the woods."

Into the Woods ini adalah sebuah film yang mampu menghipnotis penontonnya. Mengapa? Sejak awal kamu dapat menilai dan merasakan bahwa ia punya beberapa kelemahan mendasar dari sebuah drama musikal tapi kehadiran mereka lama-kelamaan bukan semakin terasa mengganggu justru mulia berkurang secara perlahan karena kecerdikan film ini membawa penontonnya untuk seolah merasa terlibat di dalam sebuah pertunjukan menyenangkan yang mereka sajikan.

Movie Review: Begin Again (2014)


"But are we all lost stars trying to light up the dark?"

Hal ini mungkin akan terkesan sedikit drama, namun saya percaya bahwa semua manusia terlahir untuk menjadi bintang. Namun mengapa ada orang yang berhasil dan ada juga pula orang-orang yang bertemu dengan kegagalan? Sederhana, karena mereka belum mampu mengalahkan kegelapan dengan sinar yang mereka miliki. Konsep tersebut yang dibawa oleh film terbaru dari sosok dibalik romansa musik yang manis bernama Once ini. Begin Again, a warm and soulful marriage between music and life story. Healing with music.

Review: Begin Again (2014)


"You're only as strong as your next move."

Adalah sesuatu yang aneh jika anda tidak memasukkan Once kedalam daftar film romance paling memorable, film tentang musik dan cinta yang disatukan dengan lembut dan sangat charming bersama iringan lagu dengan lirik “I don't know you but I want you”. Sang sutradara, John Carney, kembali berhasil melakukan hal yang sama dalam kemasan yang sedikit lebih mengkilap di Begin Again, musik dan gejolak cinta. Manis.