Showing posts with label Jeremy Strong. Show all posts
Showing posts with label Jeremy Strong. Show all posts

Movie Review: The Trial of the Chicago 7 (2020)

“The whole world is watching!”

Masa kepimpinan Donald Trump sangat memorable, huh? Slogan kampanye yang ia  gunakan adalah “Make America Great Again” namun banyak orang menilai bahwa di bawah kepimimpinannya kala itu Amerika Serikat justru jatuh ke dalam political and cultural crisis, secara implisit ia menerapkan sistem lèse-majesté sehingga begitu banyak terjadi kerusuhan, bukan tidak mungkin beberapa di antaranya merupakan coup d'état. Tidak ada koneksi langsung memang tapi film ini membuat saya teringat dengan Donald Trump, saat sistem hukum yang eksis justru membuat kamu marah dan tertawa, karena tidak hanya pidana dan perdata saja, juga ada politik di sana. ‘The Trial of the Chicago 7’: this is America, don't catch you slippin' now.


Movie Review: The Gentlemen (2020)


‘There’s only one rule in this jungle!’

Di awal debutnya lewat film ‘Lock, Stock and Two Smoking Barrels’ sutradara Guy Ritchie mencuri perhatian dengan “style” yang ia tampilkan, menaruh crime sebagai genre utama lalu membekali karakter-karakter menarik dengan dialog cepat dan black humor. Sejak 2009 yang lalu ia sedikit “bergeser” dengan menyutradarai film-film seperti Sherlock Holmes, The Man from U.N.C.L.E., hingga yang terbaru Aladdin. Kini Guy Ritchie kembali, menghadirkan crime comedy yang mengingatkan penonton pada film-filmnya dahulu. ‘The Gentlemen’ : when Guy Ritchie did Guy Ritchie.

Movie Review: The Judge (2014)


"Defend your honor."

Dibalik tugas sederhana yang ia punya untuk memuaskan penonton, sebuah film justru tidak punya kesederhanaan itu dalam cara dan elemen yang dapat ia gunakan dan percantik untuk mencapai tugasnya tersebut, dengan syarat utama mampu di kombinasi dan “masak” dengan tepat. Banyak, cerita misalnya, performa dari divisi akting juga, dua hal yang celakanya berhasil digunakan oleh film ini untuk mencuri atensi penonton dengan daya tarik dan pesona ketika ia dimulai. Masalahnya ada di proses “memasak”. The Judge, an overly long and (sometimes) compelling drama.