“Even if other people say it's not, if you say it's love, it's love.”
Kelainan
sistem saraf berupa autisme yang telah ia miliki sejak kecil membuat masa depan
seorang wanita muda yang lulus dengan menyandang predikat summa cum laude dari
Seoul National University law school mendapat penolakan dari berbagai law firm.
Penyebabnya tidak lain akibat gangguan spektrum autisme (ASD) miliknya yang
membuat orang-orang di sekitarnya merasa tidak “nyaman” dan bahkan tidak yakin
dirinya mampu mengatasi tekanan saat persidangan. Namun satu kesempatan tiba
dan wanita muda yang memperolah nilai hampir sempurna ketika kuliah dulu itu
membuktikan bahwa all the other law firms are making a mistake right now.




