Sebuah riset memanipulasi
sel manusia dengan sel hewan sedang dilakukan oleh sebuah lembaga yang dipimpin
oleh seorang cult leader. Sebuah laboratorium terus mengembangkan riset
tersebut yang menghabisi banyak hewan, dari serigala hingga gorilla. Ternyata
riset tersebut bukan omong kosong karena satu “ciptaan” mereka kini memiliki
kekuatan dan kemampuan super namun celakanya ia tidak tahu siapa dia
sebenarnya, situasi yang membuatnya mencoba menemukan jawaban sembari terus
menjadi target dari lembaga illegal tadi yang menginginkannya kembali.
Showing posts with label Kim Sang-ho. Show all posts
Showing posts with label Kim Sang-ho. Show all posts
TV Series Review: L.U.C.A.: The Beginning - Part 1
TV Series Review: Alice - Part 4
“They call them parallel universes. A world in another dimension where another version of me exists.”
Seorang wanita meninggalkan tahun 2050 dan menuju tahun 1992 untuk mencari sebuah buku yang dapat mengancam eksistensi time travelling. Tapi ia memutuskan untuk tidak kembali dan kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Keputusan itu membuatnya harus terpisah dengan sang anak, sosok yang kemudian ketika telah dewasa memutuskan untuk menjadi seorang Polisi untuk menemukan jawaban atas kematian sang Ibu. Menariknya dalam proses pencarian tersebut sang anak justru bertemu sosok wanita lain yang sangat mirip dengan Ibunya.
TV Series Review: Alice - Part 3
“Is time travel possible? I know it doesn't make any sense, but yes.”
Seorang wanita meninggalkan tahun 2050 dan menuju tahun 1992 untuk mencari sebuah buku yang dapat mengancam eksistensi time travelling. Tapi ia memutuskan untuk tidak kembali dan kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Keputusan itu membuatnya harus terpisah dengan sang anak, sosok yang kemudian ketika telah dewasa memutuskan untuk menjadi seorang Polisi untuk menemukan jawaban atas kematian sang Ibu. Menariknya dalam proses pencarian tersebut sang anak justru bertemu sosok wanita lain yang sangat mirip dengan Ibunya.
TV Series Review: Alice - Part 2
“There is no coincidence in fate. A man makes fate itself before he meets it.”
Seorang wanita meninggalkan tahun 2050 dan menuju tahun 1992 untuk mencari sebuah buku yang dapat mengancam eksistensi time travelling. Tapi ia memutuskan untuk tidak kembali dan kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Keputusan itu membuatnya harus terpisah dengan sang anak, sosok yang kemudian ketika telah dewasa memutuskan untuk menjadi seorang Polisi untuk menemukan jawaban atas kematian sang Ibu. Menariknya dalam proses pencarian tersebut sang anak justru bertemu sosok wanita lain yang sangat mirip dengan Ibunya.
TV Series Review: Alice - Part 1
“In 2050, our Alice finally succeeded in traveling through time.”
Seorang wanita meninggalkan tahun 2050 dan menuju tahun 1992 untuk mencari sebuah buku yang dapat mengancam eksistensi time travelling. Tapi ia memutuskan untuk tidak kembali dan kemudian melahirkan seorang anak laki-laki. Keputusan itu membuatnya harus terpisah dengan sang anak, sosok yang kemudian ketika telah dewasa memutuskan untuk menjadi seorang Polisi untuk menemukan jawaban atas kematian sang Ibu. Menariknya dalam proses pencarian tersebut sang anak justru bertemu sosok wanita lain yang sangat mirip dengan Ibunya.
TV Series Review: Kingdom - Season 2
Tahun
lalu para zombie sukses digunakan oleh
‘Kingdom’ untuk menyajikan sebuah “pesta”
yang menyenangkan, mengambil latar period
drama Korea berhasil membuat penontonnya bermain-main bersama atmosfir
cerita yang menegangkan. Dipenuhi dengan action
memikat penuh darah season pertama di
tangan Kim Eun-hee berhasil memodifikasi kombinasi horror dan zombie dengan
narasi yang kuat serta visual yang “mengerikan”,
dua hal yang kembali dihadirkan oleh penerusnya ini.
Review: Haemoo (Sea Fog) (2014)
Film yang menjadi perwakilan Korea Selatan di kategori
Best Foreign Language Film pada ajang
Oscar mendatang ini bisa dibilang
seperti proyek dari Bong Joon-ho
(Memories of Murder, The Host, Mother) untuk menghidupkan ambisi lain yang
ia miliki, menciptakan sebuah petualangan ruang sempit layaknya Snowpiercer yang kini mencoba mengambil
setting didalam sebuah perahu yang terombang-ambing di lautan bersama
manusia-manusia yang dilanda masalah. Memang tidak semewah film terakhir tadi,
tapi Sea Fog (Haemoo) berhasil
menjadi versi "kusam" dari Snowpiercer dengan intensitas drama dan
ketegangan yang tidak kalah menariknya.
Movie Review: Hope (Wish) (2013)
"Why did this happen to our little girl?"
Jika ditanya arti anak dalam kehidupan mereka, banyak
orang tua akan menjawab anak sebagai alasan mereka hidup dan bekerja keras,
sumber dari senyuman di wajah mereka, hingga permata yang menyinari kehidupan
mereka. Ya, permata, anak ibarat permata bagi para orang tua, sosok yang akan
berkilau ketika mereka telah dewasa, yang juga menjadi sumber kebahagiaan
terbesar orang tua karena merupakan hasil dari kerja keras mereka di fase awal
ketika menjaga, merawat, dan menuntun anaknya saat mereka masih kecil. Film ini
menghadirkan sebuah kehancuran di fase awal tadi, Hope/Wish (Sowon): if it was your kid, can you call it an accident?




%2B(2014)%2Bposter.jpg)
%2B(2013)%2Bposter.jpg)