Showing posts with label Lee Kwang-Soo. Show all posts
Showing posts with label Lee Kwang-Soo. Show all posts

TV Series Review: The Killer's Shopping List - Part 2

“Like who doesn't have a secret? Everyone has one.”

Meski sang pacar menilainya sebagai seorang pecundang dan sosok tidak berguna, tapi cinta seorang pria kepada pacarnya yang merupakan seorang Polisi itu tidak luntur, karena kisah cinta mereka telah berlayar selama 20 tahun. Pria tersebut terus mencoba menemukan pekerjaan tapi selalu berujung pada kegagalan, sesuatu yang terasa aneh bagi orang-orang di sekitarnya karena dia dikenal pintar dan memiliki daya ingat yang sangat luar biasa. Kemampuannya itu ternyata berguna dalam fungsi yang berbeda, bukan untuk ketika bekerja di supermarket milik keluarganya melainkan membantu menemukan pelaku kasus pembunuhan misterius dengan clue berupa daftar belanja. 


TV Series Review: The Killer's Shopping List - Part 1

“Curiosity killed the cat.”

Meski sang pacar menilainya sebagai seorang pecundang dan sosok tidak berguna, tapi cinta seorang pria kepada pacarnya yang merupakan seorang Polisi itu tidak luntur, karena kisah cinta mereka telah berlayar selama 20 tahun. Pria tersebut terus mencoba menemukan pekerjaan tapi selalu berujung pada kegagalan, sesuatu yang terasa aneh bagi orang-orang di sekitarnya karena dia dikenal pintar dan memiliki daya ingat yang sangat luar biasa. Kemampuannya itu ternyata berguna dalam fungsi yang berbeda, bukan untuk ketika bekerja di supermarket milik keluarganya melainkan membantu menemukan pelaku kasus pembunuhan misterius dengan clue berupa daftar belanja. 


Movie Review: A Year-End Medley (2021)

“If life flowed as we expected, that wouldn’t be fun, would it?

Momen akhir tahun kerap menjadi waktu yang digunakan oleh banyak orang untuk menyusun rencana mereka di tahun yang baru, tapi tidak sedikit justru merasakan beban karena sadar bahwa rencananya di tahun yang belum berlalu itu sebenarnya juga belum berhasil ia penuhi atau raih. Ada yang merasa bahwa di tahun itu dirinya belum mampu membahagiakan orang-orang yang ia sayangi, ada yang gagal menikah, gagal diterima kerja, ada yang merasa tidak berguna sehingga menyerah dan ingin bunuh diri, serta yang paling sederhana yakni rasa ragu untuk bergerak mengejar lalu menyatakan perasaan cinta kepada seseorang yang ia suka. Film ini mengemas hal-hal klise dalam hidup tadi menjadi sajian romantic comedy yang seolah mencoba menepuk pundak penonton dan berkata, “you did well”. ‘A Year-End Medley (Happy New Year)’: a medley about love and life.


Movie Review: Inseparable Bros (2019)

“If anybody looks down on us, I’ll really teach them a lesson.”

Saya tersenyum ketika film ini berakhir, bukan karena merasa senang atau bahagia telah menyaksikan sebuah kisah yang sangat luar biasa baik itu dari segi cara ia dipresentasikan serta kualitas cerita, tapi karena turut merasa puas ketika melihat bagaimana karakter mengakhiri “perjuangan” mereka. Terkesan sepele memang tapi itu pencapaian yang tidak mudah untuk dilakukan, film ini capai menggunakan kisah persahabatan dua saudara dari orangtua berbeda di mana ia bermain low-key sejak awal hingga akhir. Inseparable Bros : a properly cooked drama.


Merci, Kang Gary!


Seperti kata mereka bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini, di mana ada perjumpaan pasti akan ada pula yang namanya perpisahan, sooner or later. Hal tersebut kini sedang dialami oleh variety show asal Korea Selatan, Running Man, yang tepat pada tanggal 31 Oktober 2016 yang lalu secara resmi kehilangan salah satu original member mereka, yaitu Kang Gary. Sebagai fans yang telah mengikuti mereka berlari kesana kemari sejak awal saya percaya bahwa Running Man akan menyentuh garis finish dengan tujuh anggota, tidak heran kepergian Gary menjadi sesuatu yang sangat mengejutkan. It’s not a goodbye tho.

Movie Review: Confession (Good Friends) (2014)


"Rather than a stranger, the probability of getting killed by someone close is higher."

Ada yang mengatakan bahwa ketika seseorang yang sangat kita sayangi mengalami sebuah rasa sakit yang teramat dalam, kita juga akan merasakan sakit yang sama besarnya. Itu situasi yang sangat mudah, yang anda lakukan cukup membantunya untuk keluar dari rasa sakit itu. tapi bagaimana jika situasinya lebih rumit, anda punya keterkaitan dengan sumber dari rasa sakit yang ia alami. Film ini menggunakan konsep tadi untuk mencoba menyajikan sebuah kisah tentang kekuatan dari sebuah persahabatan. Confession (Joeun Chingoodeul), an effective typical Korea drama.

Movie Review: All About My Wife (2012)


"Please, seduce my wife." 

Cinta memang dapat membuat orang-orang menjadi gila, sehingga mereka menjadi buta, dan kemudian lupa bahwa sesungguhnya cinta bukan hanya sekedar kebahagiaan penuh petualangan yang menyenangkan. Cinta tidak hanya kuat, ia juga rapuh, ia tidak selamanya putih tapi juga terkadang dapat membawa hal suram kedalam kehidupan, ia tidak hanya berisikan hal-hal menyenangkan semata tapi juga dapat menciptakan rasa bosan yang berkepanjangan. Hal tersebut digambarkan film ini lewat penceritaan yang ringan dan menyenangkan, All About My Wife (Nae Anaeui Modeun Geot), a wild and energetic comedy from South Korea.