Showing posts with label Lily Franky. Show all posts
Showing posts with label Lily Franky. Show all posts

Movie Review: Shoplifters (2018)


Dari kisah tentang dua saudara yang terpisah jarak dan ingin bertemu, anak yang telah dibesarkan ternyata tertukar ketika bayi, hingga kemunculan saudara tiri yang tidak dikenal, konflik-konflik tadi selalu sukses diolah oleh seorang Hirokazu Kore-eda untuk menghantarkan tema favoritnya kepada penonton. Makna dan kekuatan yang dimiliki oleh kata “keluarga”, itu kembali dihadirkan oleh Kore-eda di film terbarunya ini, kali ini menggunakan para pencuri! 'Shoplifters (Manbiki Kazoku)': another masterful family drama from Hirokazu Kore-eda.

Movie Review: After the Storm [2016]


Sebenarnya apa hal paling penting dari kebahagiaan yang dimiliki setiap manusia? Apakah kamu memiliki kewajiban membuat orang yang kamu sayangi merasa bahagia? Atau apakah tugas paling penting yang harus kamu lakukan adalah hanya untuk hidup bahagia sesuai dengan yang kamu inginkan? Lalu bagaimana jika kamu hidup bahagia tapi kebahagiaan kamu justru membuat orang yang kamu sayangi tidak bahagia? Bagaimana jika menciptakan keseimbangan, kamu bahagia dan orang yang kamu sayangi juga bahagia? Itu isi film terbaru dari Hirokazu Kore-eda ini, After the Storm (Umi yori mo Mada Fukaku), observasi lembut pada interaksi manusia berisikan sebuah refleksi tentang kebahagiaan. Sweet and sensitive, it’s a heartbreaking and heartwarming drama.

Review: Our Little Sister [2015]


Our Little Sister banyak mengingatkan saya pada Another Year, sebuah observasi dengan nada lembut terhadap karakter dalam konsep menyaksikan kehidupan sehari-hari yang sepintas tampak sepele namun menghasilkan berbagai isu tentang duka dan suka kehidupan yang dikemas dengan begitu menawan. Seperti itulah film ini, sebuah “petualangan” yang mungkin akan Studio Ghibli hasilkan jika mereka membuat film live-action, seperti sebuah pagelaran lukisan yang berisikan berbagai lukisan tentang hidup yang tidak sekedar memanjakan mata dan pikiran kamu saja namun juga menyentuh dan mempermainkan hati serta emosi. Hirokazu Koreeda best movie since Still Walking, Our Little Sister is an art from an artist, an exquisite drama.

Movie Review: Like Father, Like Son (2013)


"At what point does a father truly become a father?"

Banyak orang tua yang pasti punya penafsiran berbeda terkait pertarungan antara uang dan kasih sayang, melihat anaknya terus tumbuh dari melintasi empat, lima, dan enam tahun menciptakan semangat yang membara untuk bekerja lebih giat demi masa depan mereka, tapi celakanya justru perlahan menjauhkan mereka dari “another real job” mereka sebagai orang tua, memberikan perhatian seperti bermain bersama dengan kegiatan sederhana. Ladies and gentlemen, Mansion dan Ferrari belum menjadi keinginan dari anak berusia enam tahun, mereka dapat merasa bahagia hanya dengan mandi bersama orangtua mereka di dalam sebuah bak mandi ukuran kecil yang sempit. Money can get you closer into happiness, but they still can’t buy that thing directly. Like Father, Like Son (Soshite Chichi ni Naru), captivating, affecting, charming.