Ketika muncul Blue Ruin berhasil meraih begitu banyak
pujian dan menjadikannya sebagai a must-watch thriller, sebuah pendekatan
minimalis terhadap isu balas dendam yang kokoh namun liar. Dua tahun kemudian
sang sutradara, Jeremy Saulnier,
mencoba untuk kembali mengulang kesuksesan tersebut, masih dengan konsep
minimalis yang kokoh dan juga liar namun kali ini menghadirkan hal tersebut
dalam pertempuran Punk vs Nazi berisikan interogasi terhadap subjek ditemani
dengan kekerasan ciri khas semangat film eksplotasi klasik. Mencengkeram sejak
awal hingga akhir, Green Room adalah
sebuah sajian thriller horror yang tidak “biasa”.
Showing posts with label Mark Webber. Show all posts
Showing posts with label Mark Webber. Show all posts
Review: Laggies (2014)
“Growing up just isn't everybody's thing”
Ada yang bilang tingkat kedewasaan seseorang itu tidak sepenuhnya tergantung dengan umur mereka, bahkan beberapa diantara kita pasti pernah tanpa sadar telah melakukan tindakan dan penyesalan bodoh yang sebenarnya bisa saja dihindari jika kamu berpikir lebih matang sebelum bertindak. Laggies ingin membawa kita untuk berusaha menyaksikan mengapa menjadi dewasa itu tidaklah mudah, bersama seorang wanita yang kehidupannya dipenuhi rasa ragu-ragu. Stop lagging and start living.


%2Bposter.jpg)