“Everybody
likes sex. It's a gas. It's all disco.”
Di antara beberapa sub-genre horror maka slasher dapat dikategorikan merupakan satu di antaranya yang tidak ribet atau rumit dari segi konflik. Cerita biasanya akan langsung mempertemukan para penonton dengan sekelompok orang, baik itu secara langsung maupun lewat informasi koneksi di antara mereka, lalu setelah itu muncul sosok misterius dengan motif utama yang kerap mengundang tanya. Dari sana cerita akan bermain dengan formula hide and seek di mana sosok misterius tadi akan coba terus menguntit kelompok tersebut, sebelum pada akhirnya menghabisi mereka satu per satu, biasanya dengan menggunakan alat tajam dan berbilah. Terlihat sederhana memang, tapi pekerjaan yang harus dilakukan oleh sebuah slasher film sebenarnya tidak mudah. ‘X’: a fresh spin on the classic slasher formula with porn and torn.





+poster.jpg)