Showing posts with label Mia Hansen-Løve. Show all posts
Showing posts with label Mia Hansen-Løve. Show all posts

Movie Review: Bergman Island (2021)

"He always said that death was just a light going out."

Mengarang sebuah cerita fiksi atau karya lainnya yang membutuhkan jalinan cerita bukanlah sebuah pekerjaan mudah, dan salah satu hal paling menakutkan bagi para penulis adalah writer's block, momen di mana mereka merasa stuck atau buntu untuk melanjutkan dan mungkin memoles cerita agar sesuai dengan yang mereka inginkan. Dan saya pernah membaca bahwa ada penulis lirik lagu yang bahkan mencoba untuk menjalin hubungan percintaan agar dapat merasakan sisi indah dari momen jatuh cinta, termasuk sisi kelam saat akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan yang sejak awal telah disengaja tersebut. Di film ini kamu coba dibawa masuk ke dalam pikiran seorang penulis. Bergman Island’ : an artful reflection on life and filmmaking.


Review: Things to Come [2016]


Ketika kamu bertemu dengan kegagalan dan kemudian dirundung rasa sedih serta menyesal apa yang biasanya kamu lakukan? Banyak opsi memang, salah satunya memikirkan hal-hal aneh seperti berharap agar kamu dapat memutar kembali waktu untuk mundur dan menghindar dari kesalahan yang kamu lakukan. Secara logika tidak ada reset button di dalam kehidupan nyata, itu mengapa mereka mengatakan yesterday is a memory dan yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah melangkah maju, hadapi tidak peduli seberapa berat rintangan yang menantimu. Hal tersebut terkesan "berat", right? Film ini menggambarkan hal tersebut dengan cara yang tidak berat, Things to Come ( L'Avenir), a story about dealing with the evils of human existence.

Movie Review: Goodbye First Love (2011)


Salah satu tolak ukur dari berhasil atau tidak sebuah film dengan genre drama dan romance bagi saya adalah apakah film tersebut berhasil mengajak saya untuk ikut merasakan apa yang karakter rasakan dengan cinta mereka, seolah terpenjara dalam kisah mereka. Hal tersebut berhasil saya temukan dari kisah seorang gadis berusia 15 tahun bernama Camille (Lola Créton), yang selalu tampak mudah untuk terbakar api cinta dari kekasihnya Sullivan (Sebastian Urzendowsky). Namun, suatu ketika Sullivan memutuskan pergi ke Amerika Selatan, untuk melanjutkan eksperimennya.