Di
awal debutnya lewat film ‘Lock, Stock and
Two Smoking Barrels’ sutradara Guy
Ritchie mencuri perhatian dengan “style”
yang ia tampilkan, menaruh crime sebagai genre utama lalu membekali
karakter-karakter menarik dengan dialog cepat dan black humor. Sejak 2009 yang lalu ia sedikit “bergeser” dengan
menyutradarai film-film seperti Sherlock
Holmes, The Man from U.N.C.L.E., hingga yang terbaru Aladdin. Kini Guy Ritchie kembali, menghadirkan crime comedy yang mengingatkan penonton
pada film-filmnya dahulu. ‘The Gentlemen’
: when Guy Ritchie did Guy Ritchie.
Showing posts with label Michelle Dockery. Show all posts
Showing posts with label Michelle Dockery. Show all posts
Movie Review: Non-Stop (2014)
Selalu ada nilai positif dan negatif dari sebuah film
action thriller yang mengambil setting pesawat terbang. Riskan mungkin lebih
tepatnya, karena dengan ruang gerak yang terbatas cerita harus mampu
memanfaatkan dengan cermat setiap kesempatan yang ia miliki untuk mempermainkan
penontonnya dengan misteri dari sebuah pertanyaan yang tentu saja selalu menjadi
sajian utama. United 93 dan Red Eye pernah tampil memikat di
kategori ini, namun ada pula yang akhirnya jatuh pada proses menunggu tanpa
sensasi seperti Snakes on a Plane dan
juga Flightplan. Ruang sempit, antara
impresif atau justru super konyol. Non-Stop,
you got mystery-thriller sensation, you got fooled.


+poster.jpg)