Showing posts with label Nick Nolte. Show all posts
Showing posts with label Nick Nolte. Show all posts

Review: Return to Sender (2015)


Return to Sender sebenarnya bukan hanya berhasil tampak menarik di awal karena sinopsis sederhana yang mengundang rasa penasaran itu, tapi disisi lain ini juga menjadi film pertama dari seorang Rosamund Pike setelah tahun lalu ia sukses mengaduk-aduk penonton dengan hubungan hate to love dan love to hate ketika berperan sebagai Amy Elliott-Dunne di Gone Girl. Mereka serupa, Return to Sender juga mencoba menjadi sebuah thriller yang di membuat penontonnya bermain-main dengan misteri, tapi sangat jauh untuk mengatakan mereka berada di kualitas yang sama.

Review: Hateship Loveship (2014)


"Dare to care."

Selain penampilan memikatnya di Bridesmaids, saya lebih mengenal sosok Kristen Wiig sebagai aktor Saturday Night Live dimana ia selalu konsisten menarik dan memberikan ia enam nominasi Emmy secara berturut-turut. Selain itu? Tidak ada yang besar, lebih kepada film-film dengan kategori cukup seperti Paul dan Friends with Kids, serta jagoan pengisi suara dari Despicable Me, How to Train Your Dragon, hingga Her. Hateship Loveship menambah daftar cukup tadi, drama yang gagal dalam upaya menjadi besar dari materi sederhana. 

Movie Review: The Company You Keep (2012)


Untuk meraih kebahagiaan memang di perlukan sebuah perjuangan yang tidak kecil. Mengelilingi negara, mencari sahabat lama yang sudah terpisah puluhan tahun lamanya, hingga harus terus waspada dari kejaran polisi, semua dilakukan oleh Jim Grant (Robert Redford) dalam upaya membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dari sebuah kejadian yang terjadi 30 tahun lalu, bukan karena materi ataupun harga diri, namun demi kebahagiaan anak perempuan tercintanya.

Movie Review: Gangster Squad (2013)


Saya melangkah ringan menuju pintu keluar sembari bergumam dalam hati “Hey, lihat, saya orang pertama yang keluar dari studio ini”. No, saya tidak walkout dari Gangster Squad, sebuah karya yang tertunda dari Warner Bros., dengan  dibawah pimpinan seorang Ruben Fleischer. Tapi ketika wajah Sean Penn telah rusak di akhir cerita, maka semua selesai, karena saya hanya ingin tahu seperti apa semua kekonyolan itu diselesaikan.