Showing posts with label Son Ye-Jin. Show all posts
Showing posts with label Son Ye-Jin. Show all posts

TV Series Review: Thirty-Nine - Part 4 (Felina)

“I really lived a great life.”

Sudah berusia 39 tahun namun tiga orang wanita belum juga menikah, yang mereka sebut sebagai keputusan bersama. Satu berprofesi sebagai Dokter, satu seorang guru akting, dan satunya lagi adalah manajer kosmetik, persahabatan trio itu telah terjalin lama sejak usia 18 tahun dan saling berbagai dalam suka dan duka. Mereka tertawa bersama namun juga tidak ragu untuk saling kritik, karena mereka tahu rasa sayang mereka satu sama lain membuat maaf begitu mudah. Secara bersamaan menemukan momen yang tepat untuk melangkah maju dalam hal cinta sayangnya sebuah kabar duka menghantam persahabatan mereka.


TV Series Review: Thirty-Nine - Part 3


“I want to try while I still can.”

Sudah berusia 39 tahun namun tiga orang wanita belum juga menikah, yang mereka sebut sebagai keputusan bersama. Satu berprofesi sebagai Dokter, satu seorang guru akting, dan satunya lagi adalah manajer kosmetik, persahabatan trio itu telah terjalin lama sejak usia 18 tahun dan saling berbagai dalam suka dan duka. Mereka tertawa bersama namun juga tidak ragu untuk saling kritik, karena mereka tahu rasa sayang mereka satu sama lain membuat maaf begitu mudah. Secara bersamaan menemukan momen yang tepat untuk melangkah maju dalam hal cinta sayangnya sebuah kabar duka menghantam persahabatan mereka.


TV Series Review: Thirty-Nine - Part 2


"Life is short."

Sudah berusia 39 tahun namun tiga orang wanita belum juga menikah, yang mereka sebut sebagai keputusan bersama. Satu berprofesi sebagai Dokter, satu seorang guru akting, dan satunya lagi adalah manajer kosmetik, persahabatan trio itu telah terjalin lama sejak usia 18 tahun dan saling berbagai dalam suka dan duka. Mereka tertawa bersama namun juga tidak ragu untuk saling kritik, karena mereka tahu rasa sayang mereka satu sama lain membuat maaf begitu mudah. Secara bersamaan menemukan momen yang tepat untuk melangkah maju dalam hal cinta sayangnya sebuah kabar duka menghantam persahabatan mereka.


TV Series Review: Thirty-Nine - Part 1


“Live your life while you still can.”

Sudah berusia 39 tahun namun tiga orang wanita belum juga menikah, yang mereka sebut sebagai keputusan bersama. Satu berprofesi sebagai Dokter, satu seorang guru akting, dan satunya lagi adalah manajer kosmetik, persahabatan trio itu telah terjalin lama sejak usia 18 tahun dan saling berbagi dalam suka dan duka. Mereka tertawa bersama namun juga tidak ragu untuk saling kritik, karena mereka tahu rasa sayang mereka satu sama lain membuat maaf begitu mudah. Secara bersamaan menemukan momen yang tepat untuk melangkah maju dalam hal cinta sayangnya sebuah kabar duka menghantam persahabatan mereka.


TV Series Review: Crash Landing on You - Part 3 (Felina)


Seorang pengusaha wanita asal Korea Selatan terdampar di Korea Utara! Terseret badai tornado ketika sedang melakukan paragliding wanita yang memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola bisnis tersebut bertemu dengan seorang tentara Korea Utara yang kemudian mencoba membantunya keluar dari Korea Utara. Lewat laut dan juga udara, berbagai rintangan harus mereka hadapi baik itu yang berasal dari kompetitor, teman, dan keluarga, hingga hal-hal terkait harta, tahta, dan tentu saja, cinta.

TV Series Review: Crash Landing on You - Part 2


Seorang pengusaha wanita asal Korea Selatan terdampar di Korea Utara! Terseret badai tornado ketika sedang melakukan paragliding wanita yang memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola bisnis tersebut bertemu dengan seorang tentara Korea Utara yang kemudian mencoba membantunya keluar dari Korea Utara. Lewat laut dan juga udara, berbagai rintangan harus mereka hadapi baik itu yang berasal dari kompetitor, teman, dan keluarga, hingga hal-hal terkait harta, tahta, dan tentu saja, cinta.

TV Series Review: Crash Landing on You - Part 1


Seorang pengusaha wanita asal Korea Selatan terdampar di Korea Utara! Terseret badai tornado ketika sedang melakukan paragliding wanita yang memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola bisnis tersebut bertemu dengan seorang tentara Korea Utara yang kemudian mencoba membantunya keluar dari Korea Utara. Lewat laut dan juga udara, berbagai rintangan harus mereka hadapi baik itu yang berasal dari kompetitor, teman, dan keluarga, hingga hal-hal terkait harta, tahta, dan tentu saja, cinta.

Movie Review: The Last Princess [2016]


Salah satu tipe film Korea yang sedikit lebih sulit untuk dapat membuat saya enjoy ketika menontonnya adalah film yang mencoba bercerita tentang sebuah sejarah masa lalu yang telah terjadi sebelumnya, period drama yang settingnya di kerajaan dengan menggunakan dialog baku di jaman itu. Alasannya sederhana, mereka sering terasa seperti sebuah "kelas" perkuliahan dengan durasi waktu sekitar dua jam. Personal memang dan itu mengapa The Last Princess (Deokhye-ongju) terasa impresif, sebuah kisah tentang the last princess of the Joseon Dynasty yang dipaksa untuk mempertahankan agar jiwa dan emosinya tetap berada di kondisi normal atau “waras”. It’s a "cliché" but heartbreaking drama.

Movie Review: The Truth Beneath [2016]


Selalu menyenangkan jika sebuah film yang sedang disaksikan mampu memberikan kejutan yang tidak saya harapkan untuk muncul. Terlepas dari berbagai kekurangan yang mungkin ia punya film seperti itu tadi seringkali lebih mampu untuk berakhir sebagai film yang memorable. The Truth Beneath masuk di kategori itu, dari awalnya sebuah cerita tentang politik kemudian menyaksikan seorang ibu dan istri yang “insecure” bersama berbagai kejutan oke lainnya. Dari sutradara ‘Crush and Blush’ dan mendapat banyak pengaruh dari Park Chan-wook, The Truth Beneath (Bimileun Eobda) merupakan "weird" drama yang berhasil memberikan kejutan.