Perwakilan dari negara Swedia pada ajang Oscar di
kategori Best Foreign Language ini
dapat dikatakan adalah contoh paling baru bagaimana sikap sabar pada apa yang
mereka dapatkan dari sebuah film akan sangat membantu penonton untuk
mendapatkan kepuasan dari yang baru saja mereka saksikan. Tenang cenderung
perlahan, tampak luarnya terkesan sedikit serius, tapi Force Majuere justru berhasil memainkan isu pernikahan yang ia bawa
itu tidak kalah menyenangkannya seperti apa yang dilakukan oleh Gone Girl, bahkan terasa lebih ringan
dan mudah untuk menjangkau penonton yang lebih luas. What a bleak and funny avalanche!
Showing posts with label Sweden. Show all posts
Showing posts with label Sweden. Show all posts
Movie Review: The Girl Who Kicked the Hornet's Nest (2009)
Seperti judulnya, The Girl Who Kicked the Hornet's Nest
adalah sebuah hasil dari dampak domino yang harus dialami oleh Lisbeth Salander (Noomi Rapace) akibat
semua kekacauan di dua film sebelumnya yang berpusat pada dirinya. Langsung
menyambung cerita dari film kedua, Lisbeth seperti berada dalam sebuah sarang
berisikan banyak madu yang terus dijaga oleh lebah-lebah yang punya dua tujuan
yang berbeda, ingin melindunginya, dan disisi lain ingin menjatuhkannya untuk
melindungi sebuah rahasia besar yang telah tersimpan puluhan tahun lamanya.
Movie Review: The Girl Who Played with Fire (2009)
Seperti yang kita ketahui, The Girl with the Dragon Tattoo tidak diakhiri dengan cara yang
biasa. Ia memang sukses membongkar semua misteri yang dengan rapi telah
dibangun sejak awal, dan menghadirkan sebuah penyelesaian yang solid dan jelas.
Namun ada sebuah adegan yang sangat memorable di akhir cerita, ketika terjadi
sebuah kasus dengan bukti berupa gambar cctv seorang wanita menggunakan wig blonde
yang diduga menjadi dalang dari kasus tersebut. Dia adalah Lisbeth Salander,
wanita yang ternyata bukan hanya memiliki tattoo, melainkan juga gemar bermain
dengan api, bermain dengan masalah.
Movie Review: The Girl with the Dragon Tattoo (2009)
Millenium Series adalah sebuah kesuksesan dari Stieg Larsson,
dan itu pula yang menjadikan Yellow Bird langsung mengadaptasi tiga novel
tersebut kedalam bentuk film yang bahkan dirilis ditahun yang sama, 2009. Ini
adalah bagian pertamanya, The Girl with
the Dragon Tattoo, yang dibawah kendali Niels
Arden Oplev berhasil membuat saya menyadari mengapa film adaptasinya itu
akhirnya berhasil mendapatkan lima nominasi Oscar.

%2B(2014)%2Bposter.jpg)

+2009+poster.jpg)
+2009+poster.jpg)