Showing posts with label Uhm Ji-won. Show all posts
Showing posts with label Uhm Ji-won. Show all posts

TV Series Review: Little Women - Part 1

“Nothing in this world is more sacred than money.”

Mendadak kaya merupakan impian banyak orang, begitupula tiga orang wanita muda dalam sebuah keluarga. Kakak beradik yang baru saja mendadak ditinggal pergi oleh Ibu mereka itu awalnya hidup di ambang ekonomi lemah, tidak heran jika ketiganya lesu menjalani hidup. Si sulung menjadi outcast di tempat kerja, adiknya gemar berteman dengan alkohol tiap hari, sementara si bungsu yang gemar melukis merasa terbebani usaha kedua kakaknya agar ia bisa merasakan kebahagiaan, agar ia tidak seperti mereka. Suatu hari si sulung menemukan rejeki nomplok, sebuah tas hiking berukuran besar berisikan uang yang lantas membawa kehidupan mereka ke babak baru. People may lie, but money is honest.


Movie Review: Master [2016]


Berangkat dari seorang cinematographer pada tahun 2013 yang lalu sutradara Cho Ui-seok berhasil mencuri perhatian cinema di Korea sana lewat karyanya yang berjudul Cold Eyes, sebuah perpaduan action, crime, dan thriller dibintangi oleh Jung Woo-sung dan Han Hyo-joo yang sukses menjadi hit. Tahun lalu Cho Ui-seok kembali menyajikan karya terbarunya yang tidak dapat dikatakan “fresh” pula, kembali bermain di ranah action dan crime kini ia merangkul tiga aktor populer Korea Lee Byung-hun, Kang Dong-won, dan Kim Woo-bin di dalam film yang berjudul ‘Master’.

Movie Review: Hope (Wish) (2013)


"Why did this happen to our little girl?"

Jika ditanya arti anak dalam kehidupan mereka, banyak orang tua akan menjawab anak sebagai alasan mereka hidup dan bekerja keras, sumber dari senyuman di wajah mereka, hingga permata yang menyinari kehidupan mereka. Ya, permata, anak ibarat permata bagi para orang tua, sosok yang akan berkilau ketika mereka telah dewasa, yang juga menjadi sumber kebahagiaan terbesar orang tua karena merupakan hasil dari kerja keras mereka di fase awal ketika menjaga, merawat, dan menuntun anaknya saat mereka masih kecil. Film ini menghadirkan sebuah kehancuran di fase awal tadi, Hope/Wish (Sowon): if it was your kid, can you call it an accident?