"The future belongs to those who know where they belong."
Tidak dapat dipungkiri bahwa Divergent merupakan
sebuah kombinasi dari apa yang pernah eksis di dunia young adult, ada nafas Harry Potter, kemudian The Hunger Games, dan kisah romansa
dengan nada Twilight. Namun rasa ragu
yang muncul ketika pertama kali membacanya perlahan sirna karena meskipun tidak
megah Veronica Roth piawai dalam
menciptakan sebuah petualangan menyenangkan berisikan kompleksitas yang
menegangkan. But poorly, a movie
officially makes Divergent looks like The Hunger Games clone which built up with
Twilight system. I’m Divergent btw, a soul with more than one faction, and now
I’ll use my Chandor and Dauntless side to telling you this one: a bit boring,
and absolute bland.

+poster.jpg)
