“Extraordinary
accusations require extraordinary proof.”
Sekarang semua bisa dimanfaatkan, termasuk agama demi meraih kekuasaaan, tapi hal tersebut gaungnya semakin kencang sekarang ini karena kemudahan mengakses informasi yang semakin mudah pula padahal hal licik seperti itu sebenarnya telah eksis sejak lama. Karena manusia pada dasarnya senang jika dirangsang pikirannya dan itu semakin mudah dilakukan saat ini, fenomena kemunculan orang-orang yang “menyimpang” dari ajaran dan aturan yang berlaku serta berujung hoax merupakan bukti kesuksesan pihak-pihak tidak bertanggungjawab meraih keuntungan dengan cara menstimulasi isi pikiran manusia di sekitarnya. Seperti karakter utama film ini, menyebut dirinya sebagai tangan kanan Tuhan. ‘Benedetta’: a sacrilegious inversion.

