Showing posts with label Abbey Lee. Show all posts
Showing posts with label Abbey Lee. Show all posts

Movie Review: Old (2021)

“You look different, too.”

Tahukah kamu bahwa dua bulan lagi sudah tahun 2022? Ya, sepertinya baru kemarin kita bertemu paranoia dengan yang namanya Covid-19 dan tidak terasa sebentar lagi genap dua tahun kita beraktifitas dengan wajib menggunakan masker di wajah. Apa yang menyebabkan waktu begitu cepat berlalu? Apakah bumi yang beberapa waktu lalu sempat tampak seperti ‘Squid Games’ itu memang berputar lebih cepat? Apakah kita sudah lepas dari survival games? Itu menjadi salah satu ide film terbaru sosok yang pernah masuk bursa sebagai kandidat Sutradara film ‘Harry Potter and the Philosopher's Stone’, dan kini dikenal sebagai Sutradara horror-thriller with poorly received but sometimes financially successful movies. Di sini konsepnya menarik, bagaimana jika satu tahun ternyata bukan 365 hari, melainkan tidak sampai satu jam! Old’ : a body horror with interesting anomaly, and comes Shyamalan. (Warning: the following post might contains mild spoilers)


Review: The Neon Demon (2016)


"You’re a dangerous girl."

Setelah berhasil meraih atensi penonton luas lewat sebuah kemarahan yang dikemas ramping, Drive, lalu kemudian memperoleh track sedikit menurun lewat Only God Forgives, sutradara Nicolas Winding Refn kembali mencoba bermain nakal dengan sinematik ekstrim di fitur terbarunya ini, The Neon Demon. Ini seperti usaha yang "lebih gila" dan sedikit lebih besar, mencoba menampilkan berbagai ide lewat obsesi seksual dan dunia modelling dalam sebuah psychological horror yang abstrak. Apakah ini melanjutkan baton dari Drive, atau baton dari Only God Forgives? Sadistic "pleasure" under the guise of art, The Neon Demon is an underbaked, flimsy, but glossy nonsense. It's like "confused Malick" have fun at discotheque.

Review: Mad Max: Fury Road (2015)


"I live, I die. I LIVE AGAIN!"

Mad Max: Fury Road merupakan film action yang akan membuat kamu setelah bertepuk tangan kemudian akan terdiam sejenak ketika ia telah selesai, lalu kemudian berpikir hal gila apa yang baru saja selesai kamu saksikan. Merupakan edisi keempat dari Mad Max franchise ini adalah sebuah perayaan penuh totalitas dan percaya diri yang tinggi dari seorang George Miller, panas, dingin, lucu, menegangkan, Mad Max: Fury Road seperti mobil balap Formula One dalam sebuah balapan yang meniadakan pit stop namun dikemudikan oleh pembalap yang ahli dalam mengatur lari kendaraannya, Mad Max: Fury Road ibarat sebuah film action yang dilukis oleh Pablo Picasso. Keren!