Showing posts with label Asri Welas. Show all posts
Showing posts with label Asri Welas. Show all posts

Movie Review: Sayap-Sayap Patah (2022)

“Nani sayang aku bikin nasi goreng kesukaanmu. Tunggu aku pulang!”

Mungkin dari poster-nya impresi pertama yang muncul ini adalah sebuah film drama percintaan, saya pun demikian pada awalnya dan kemudian berubah setelah mencoba mencari tahu cerita yang hendak film ini ceritakan. Sinopsisnya memang meninggalkan impresi serupa dengan poster, sepasang suami istri yang telah hidup bahagia, tapi di sisi lain di dalam cerita ada tragedi kerusuhan Mako Brimob tahun 2018, sebuah peristiwa yang berlangsung selama 36 jam saat terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh para narapidana terorisme. Seketika impresi awal akan sebuah drama percintaan yang dihasilkan oleh poster tadi tergerus, meskipun sebenarnya tersirat kombinasi hal manis dan pahit dari kehidupan di balik aksi Ariel Tatum yang mencium Nicholas Saputra itu. ‘Sayap-Sayap Patah’: mencoba membuatmu melihat dan ikut merasakan.


Movie Review: Ghost Writer 2 (2022)

“Setidaknya aku pernah jadi bagian kecil dari hidup kamu. Dan itu cukup.”

“Bekerja sama dengan hantu” tentu saja merupakan sebuah ide yang menarik tapi biasanya film yang menggunakannya sebagai materi cerita akan cenderung dominan bermain di ranah komedi, ketimbang horor yang tentu saja lebih akrab diasosiasikan dengan sosok hantu. Maka jangan anggap remeh film yang mencoba menggabung dua elemen tadi, karena di samping mengemban tugas utama mengocok perut para penonton di sisi lain ia juga akan mencoba membuatmu bertemu dengan berbagai momen mengerikan untuk sekedar sejenak menggedor jantung, dan lebih baik lagi jika ia mampu mempermainkan emosi penonton, walau sedikit saja. Tiga tahun lalu film ‘Ghost Writer’ hadir, dan kini kerjasama beda alam itu berlanjut lagi menjadi semakin luas dan besar. Lebih bagus? ‘Ghost Writer 2’: horor komedi catchy dan menghangatkan hati.


Movie Review: Keluarga Cemara 2 (2022)

♪♪ Harta yang paling berharga adalah keluarga… ♪♪

Perubahan jelas sesuatu yang tidak bisa dielakkan dalam proses menjalani hidup, beberapa akan terasa indah tapi tidak sedikit pula yang membutuhkan emosi lebih besar untuk dapat menemukan solusi dan selesai. Karena tidak hanya manis namun juga ada realita yang pahit, tidak peduli tua maupun muda akan memaksamu untuk belajar dan tentu saja bertumbuh menjadi lebih baik lagi. Bahkan di dalam sebuah keluarga sekalipun, introspeksi diri dan saling memahami kerap tenggelam ketika anggota keluarga hanyut di dalam ego dan juga kepentingan mereka masing-masing. Bukankah kebersamaan menjadi salah satu hal penting di dalam istana yang paling indah yang kita sebut keluarga? ‘Keluarga Cemara 2’: kompak dan berseri indah.


Movie Review: Ali & Ratu Ratu Queens (2021)

“Ngak ada mimpi yang sempurna.”

Ibu durhaka? Kalau anak yang durhaka mungkin banyak, tapi tentu sulit menemukan seorang Ibu yang kerap digambarkan memiliki kasih tak terhingga sepanjang masa itu justru “mengkhianati” anaknya sendiri. Sulit, tapi bukan tidak ada. Isu tersebut digunakan film ini sebagai pondasi utama bagi coming-of-age story yang mendorong karakter utamanya untuk “keluar” dan belajar tentang kerasnya dunia lewat sebuah misi sederhana yaitu menemukan Ibu yang telah pergi meninggalkannya. ‘Ali & Ratu Ratu Queens’ : a charming and heartwarming family drama.