Showing posts with label Brian Tyree Henry. Show all posts
Showing posts with label Brian Tyree Henry. Show all posts

Movie Review: Bullet Train (2022)

“If you don't control your fate, it controls you.”

Berawal dari ‘John Wick’ tahun 2014 yang lalu, David Leitch bersama Chad Stahelski memperkenalkan diri kepada para penikmat film setelah sebelumnya lebih dikenal lewat stuntwork mereka di bawah bendera 87Eleven, action design company yang mereka dirikan bersama dan punya reputasi oke di Hollywood sebagai pakar hand-to-hand combat choreography. Chad Stahelski lanjut menukangi film-film John Wick yang di tahun depan masuk ke jilid empat, sedangkan Leitch mencoba variasi baru dengan berbagai karakter: mengubah Charlize Theron menjadi top-level field agent, ditunjuk sebagai Sutradara ‘Deadpool 2’ dan spin-off Fast & Furious, ‘Hobbs & Shaw’, tahun lalu menjadi Produser film ‘Nobody’, a controlled and composed explosions carnival. ‘Bullet Train’: a roller coaster of infectious and mischievous joy.


Movie Review: Vivo (2021)

“Love's gonna pick you up, and never put you downs.”

Well, seperti yang sempat saya singgung di review ‘Wish Dragon’ yang lalu di mana studio animasi Sony Pictures Animation tahun ini mendorong ke hadapan penonton tiga buah film animasi yang ketiganya tampak menjanjikan sejak trailer-nya rilis. Di bulan april kemarin ada ‘The Mitchells vs. the Machines’ lalu kemudian disusul oleh dua vaksin kebahagian dari China bernama Din dan Long lantas berakhir di film ini, sebuah musikal yang kembali digawangi Lin-Manuel Miranda, sosok yang sejak film ‘Moana’ semakin mendominasi dunia perfilman sebagai composer. Ceritanya sendiri klasik, tentang kasih sayang dan harapan. ‘Vivo’ : animation with proper planning prevents poor performance.


Movie Review: The Woman in the Window (2021)

“Stop watching our house or I'll call the police.”

Apakah layak melabeli seseorang gila ketika dia sedang berupaya untuk lepas dari permasalahan mental? Tentu tidak, justru yang harus kita lakukan adalah memberi bantuan terutama secara psikis agar ia dapat segera lepas dari situasi yang kerap membuat penderitanya merasa cemas hingga takut berlebihan, merasa tidak tenang seolah akan terjadi sesuatu yang buruk di sekitarnya serta pada dirinya. Karakter di film ini mengalami itu, ia cemas akan terjadi hal buruk terhadap tetangga barunya yang ia intip dari kaca jendela. Premis yang cukup menarik, bukan? ‘The Woman in the Window’ : an unprepared ambition.


Movie Review: Godzilla vs. Kong (2021)

“The myths say that their ancestors fought each other in a great war.”

Setelah ‘Godzilla’, kemudian ‘Kong: Skull Island’ yang lantas disusul oleh ‘Godzilla: King of the Monsters’ yang menarik itu, tidak butuh waktu lama bagi penonton untuk dapat menyaksikan “pertunjukkan utama” yang tentu telah dinantikan sejak berita terbentuknya rencana membangun “MonsterVerse” muncul. Ya, masing-masing telah mendapatkan jatah film mereka sendiri dan kini saatnya mereka bertarung, seperti Batman melawan Superman tapi versi monster. Pertanyaannya ialah, mampukah sajian ini bersikap adil dan seimbang? ‘Godzilla vs. Kong’ : a lovely clash of the titans.