Setelah pertempuran di Avengers: Endgame, dua superhero The Avengers mencoba melanjutkan kehidupan mereka sebagai manusia biasa, menyembunyikan kekuatan super mereka dari para tetangga di lingkungan baru yang menawarkan kehidupan pinggir kota yang indah. Namun ketika mulai menikmati hidup sebagai orang normal sepasang kekasih tersebut mulai merasa curiga dengan segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup mereka yang mulai dipenuhi dengan berbagai hal ganjil dan aneh.
Showing posts with label Evan Peters. Show all posts
Showing posts with label Evan Peters. Show all posts
TV Series Review: WandaVision - Part 3 (Felina)
TV Series Review: WandaVision - Part 2
Setelah pertempuran
di Avengers: Endgame, dua superhero anggota The Avengers mencoba melanjutkan
kehidupan mereka sebagai manusia biasa, menyembunyikan kekuatan super mereka
dari para tetangga di lingkungan baru yang menawarkan kehidupan pinggir kota
yang indah. Namun ketika mulai menikmati hidup sebagai orang normal sepasang
kekasih tersebut mulai merasa curiga dengan segala sesuatu yang terjadi di
dalam hidup mereka yang mulai dipenuhi dengan berbagai hal ganjil dan aneh.
Review: X-Men: Apocalypse [2016]
"The world needs the X-Men."
Ketika dua tim superhero lain masih bermain-main dengan mediocrity dan elegant, X-Men terus tampil stabil dengan caranya sendiri tanpa disibukkan dengan dua hal tadi. Meskipun tidak selalu sukses untuk bergerak maju sangat jauh namun X-Men film series (selain Deadpool) selalu lebih mampu menjembatani gelap dan terang dari superhero, ia serius tanpa terkesan gelap yang berlebihan, ia playful namun tidak childish dan menggerus sisi super dari karakter. First Class hadir sebagai upaya restart, Days of Future Past melanjutkan proses, dan X-Men: Apocalypse berhasil meneruskan misi tersebut. It’s another style, substance, and sensation from X-Men. Wake your ass up cause it's time to go beast mode!
Review: The Lazarus Effect (2015)
Bercerita itu bukanlah
sesuatu yang mudah bagi semua orang, kamu bisa ambil contoh merangkai kata
dalam menulis sebuah review misalnya, atau contohnya lainnya seperti sedang
memberikan sebuah presentasi. Masalah utama yang sering kita hadapi adalah
hadirnya sebuah dinding yang kemudian membuat alur yang telah kita bangun
seketika stuck, dan semakin kacau ketika kita sudah terjebak kita juga mulai
bingung dan akhirnya kewalahan bagaimana cara melewati dinding tersebut. The Lazarus Effect adalah sebuah film
horror yang mengalami hal tersebut, doesn't
have much but trying so hard to looks smart.
Movie Review: X-Men: Days of Future Past (2014)
"Mutants, we now find ourselves on the edge of extinction."
Tidak perlu mundur sampai dua hingga tiga dekade
kebelakang, jika anda sama dengan saya menghabiskan masa kecil di era 90-an
setidaknya anda akan kenal dengan salah satu tim superhero beranggotakan para
mutan yang kemunculannya tahun 2000 lalu dapat dikatakan menjadi pioneer
kemunculan superhero lainnya ke layar lebar. Tapi jika berbicara cerita pada
franchise atau film series X-Men
lebih sering meninggalkan luka ketimbang terus maju, sebut saja seperti Marvel Cinematic Universe. Fox sadar akan kesalahan itu dan mulai mencoba
menyusun ulang jagoan mereka ini, dan well, itu berhasil. X-Men: Days of Future Past, style, substance, sensation.



%2Bposter.jpg)
+poster.jpg)