Showing posts with label Joey King. Show all posts
Showing posts with label Joey King. Show all posts

Movie Review: Bullet Train (2022)

“If you don't control your fate, it controls you.”

Berawal dari ‘John Wick’ tahun 2014 yang lalu, David Leitch bersama Chad Stahelski memperkenalkan diri kepada para penikmat film setelah sebelumnya lebih dikenal lewat stuntwork mereka di bawah bendera 87Eleven, action design company yang mereka dirikan bersama dan punya reputasi oke di Hollywood sebagai pakar hand-to-hand combat choreography. Chad Stahelski lanjut menukangi film-film John Wick yang di tahun depan masuk ke jilid empat, sedangkan Leitch mencoba variasi baru dengan berbagai karakter: mengubah Charlize Theron menjadi top-level field agent, ditunjuk sebagai Sutradara ‘Deadpool 2’ dan spin-off Fast & Furious, ‘Hobbs & Shaw’, tahun lalu menjadi Produser film ‘Nobody’, a controlled and composed explosions carnival. ‘Bullet Train’: a roller coaster of infectious and mischievous joy.


[Special Feature] Fargo, smart and funny morally ambiguous


"Some roads you shouldn't go down because maps used to say there'd be dragons there. Now they don't, but that don't mean the dragons aren't there."

Hype yang ia ciptakan memang tidak begitu besar, namun sejak tahun lalu Fargo telah menjadi bagian dari rorypnm’s most anticipated tv-series. Yap, Fargo yang itu, black-comedy crime pemenang Oscar tahun 1996, menjadi basic dari jagoan terbaru FX ini. Enam episode pertama berada dibawah kendali sosok berpengalaman yang telah bermain-main di berbagai tv-series seperti Californication, It's Always Sunny in Philadelphia, Parks and Recreation, The Office, Scrubs, 30 Rock, hingga Breaking Bad, dengan cerita disusun oleh novelis yang pernah berkontribusi di Bones, serta yang terpenting ikut melibatkan Coen Brothers, baik di bagian produksi hingga writing credit. So, is it that great? Not yet, but the first impression is absolutely impressive. It’ll be easy to love "Fargo" if you already love "Fargo".

Movie Review: The Conjuring (2013)


“The devil exists. God exists. And for us, as people, our very destiny hinges upon which one we elect to follow.”

Ada satu fenomena menarik ketika menyaksikan The Conjuring, dimana studio/theater hampir terisi penuh, namun uniknya bangku di posisi kolom terluar mayoritas kosong. Hal tersebut lazim terjadi pada film horror, genre dengan tingkat kesuksesan yang ditentukan dari kemampuannya untuk menjadikan penonton merasa gelisah, bergidik kejut, dan merasa waspada terhadap lingkungan sekitar mereka, termasuk dengan bangku kosong disebelahnya. The Conjuring, not as great as what they said through the hype, but succeed becomes an effective package. 

Movie Review: White House Down (2013)


Simple is better. Kalimat itu juga berlaku untuk industri film, apalagi ketika sudah mulai berurusan dengan unsur dana ataupun biaya pasti ada saja faktor lain yang dipaksa masuk kedalam cerita utama dengan mengemban misi lain. Ada yang mengatakan sebagai upaya menyeimbangkan cerita, mengikuti selera pasar, hingga mencoba untuk tampil megah, namun tidak sedikit yang akhirnya merusak potensi yang mereka punya akibat kehilangan fokus. White House Down, menghibur, namun konyol.

Movie Review: Oz the Great and Powerful (2013)


Tiga bulan pertama di tahun 2013 ini anda akan menemukan tiga film yang diangkat dari dongeng yang telah terkenal. Hansel & Gretel: Witch Hunters mengawalinya di bulan januari, kemudian disusul Jack the Giant Slayer yang hadir di awal bulan maret, dan kini dilanjutkan oleh Oz: the Great and Powerful. Terlepas dari tujuan utama mereka yang mungkin saja berbeda-beda, menciptakan sebuah saga baru demi menciptakan lahan baru untuk meraup keuntungan besar pasti selalu menjadi pertimbangan utama. Berhasilkah itu dilakukan oleh Oz?