“You can't win a case if you don't believe your own shit.”
Tragedi 11 September 2001 meninggalkan tugas berat bagi pemerintah USA kala itu di mana salah satunya tidak hanya tentang bagaimana secepat mungkin menemukan pelaku dari aksi terorisme tersebut namun juga upaya memulihkan situasi negara yang mungkin diselimuti dengan rasa panik dan rasa takut. Salah satu cara yang kala itu diambil oleh George W. Bush sebagai Presiden USA adalah dengan mendirikan The Guantanamo Bay detention camp, berlokasi di negara Kuba dan menjadi tempat “menampung” orang-orang yang dicurigai terlibat terorisme. Celakanya sistem yang berlaku di sana adalah rough justice, penahanan tanpa batas waktu karena memang tidak ada pengadilan. A major breach of human rights. ‘The Mauritanian’ : terms and conditions apply.


