Showing posts with label Lee Joon-Hyuk. Show all posts
Showing posts with label Lee Joon-Hyuk. Show all posts

Movie Review: Baseball Girl (2020)

“You need more experience in failing.”

Apa rencana kamu nanti setelah lulus sekolah? Begitu pertanyaan yang diterima oleh seorang wanita muda yang di saat teman wanitanya sedang giat berlatih dance untuk mengikuti audisi menjadi idol dia justru tidak gentar dan kukuh pada pendiriannya. Wanita tersebut memiliki sebuah rencana sebenarnya, ia ingin diterima klub baseball dan menjadi pemain professional. Sejak berdiri salah satu aturan yang diterapkan oleh KBO League adalah bahwa pemain yang secara biologis bukan laki-laki otomatis akan didiskualifikasi. ‘Baseball Girl’ : a simple uplifting drama.


TV Series Review: Stranger 2 - Part 4


“This message shows that the culprit thinks the police are a joke.”

Nyawa dua orang pelajar hilang, mereka tenggelam di tepian pantai ketika kabut tebal menyelimuti kegelapan malam. Menariknya ketika insiden tersebut terjadi seorang pria sedang berhenti di tepian pantai tersebut dan merasakan ada sesuatu yang aneh sedang terjadi. Berprofesi sebagai jaksa, pria tersebut kemudian merasakan ada yang ganjil ketika kasus kematian tersebut ternyata langsung “ditutup” dengan cepat oleh pihak kepolisian, membuatnya bersama seorang detektif wanita mencoba mencari kebenaran dibalik kasus yang tersembunyi itu.

TV Series Review: Stranger 2 - Part 3


“We might want different results, but it's our duty to get to the truth.”

Nyawa dua orang pelajar hilang, mereka tenggelam di tepian pantai ketika kabut tebal menyelimuti kegelapan malam. Menariknya ketika insiden tersebut terjadi seorang pria sedang berhenti di tepian pantai tersebut dan merasakan ada sesuatu yang aneh sedang terjadi. Berprofesi sebagai jaksa, pria tersebut kemudian merasakan ada yang ganjil ketika kasus kematian tersebut ternyata langsung “ditutup” dengan cepat oleh pihak kepolisian, membuatnya bersama seorang detektif wanita mencoba mencari kebenaran dibalik kasus yang tersembunyi itu.

TV Series Review: Stranger 2 - Part 2


“It was suicide, but it's homicide.”

Nyawa dua orang pelajar hilang, mereka tenggelam di tepian pantai ketika kabut tebal menyelimuti kegelapan malam. Menariknya ketika insiden tersebut terjadi seorang pria sedang berhenti di tepian pantai tersebut dan merasakan ada sesuatu yang aneh sedang terjadi. Berprofesi sebagai jaksa, pria tersebut kemudian merasakan ada yang ganjil ketika kasus kematian tersebut ternyata langsung “ditutup” dengan cepat oleh pihak kepolisian, membuatnya bersama seorang detektif wanita mencoba mencari kebenaran dibalik kasus yang tersembunyi itu.

TV Series Review: Stranger 2 - Part 1


"You sure have it good now, don't you?"

Nyawa dua orang pelajar hilang, mereka tenggelam di tepian pantai ketika kabut tebal menyelimuti kegelapan malam. Menariknya ketika insiden tersebut terjadi seorang pria sedang berhenti di tepian pantai tersebut dan merasakan ada sesuatu yang aneh sedang terjadi. Berprofesi sebagai jaksa, pria tersebut kemudian merasakan ada yang ganjil ketika kasus kematian tersebut ternyata langsung “ditutup” dengan cepat oleh pihak kepolisian, membuatnya bersama seorang detektif wanita mencoba mencari kebenaran dibalik kasus yang tersembunyi itu.

TV Series Review: Mystic Pop-up Bar - Part 3 (Felina)


“If there's a next life, I will find you no matter what.”

Seorang wanita memutuskan untuk bunuh diri namun aksi itu justru membawanya ke dalam sebuah hukuman berat. Wanita itu tidak langsung dikirim ke alam baka tapi dikembalikan ke bumi dan menerima hukuman yaitu harus “menyelamatkan” 100.000 nyawa manusia, jumlah yang sama dengan orang-orang yang menjadi korban wanita itu di kehidupan pertamanya. Demi mencapai target ia mencoba berbagai cara, salah satunya dengan merekrut seorang pria, sosok manusia yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi emosi manusia lewat sentuhannya.

TV Series Review: Mystic Pop-up Bar - Part 2


“Even when you're dead, you can see and feel everything.”

Seorang wanita memutuskan untuk bunuh diri namun aksi itu justru membawanya ke dalam sebuah hukuman berat. Wanita itu tidak langsung dikirim ke alam baka tapi dikembalikan ke bumi dan menerima hukuman yaitu harus “menyelamatkan” 100.000 nyawa manusia, jumlah yang sama dengan orang-orang yang menjadi korban wanita itu di kehidupan pertamanya. Demi mencapai target ia mencoba berbagai cara, salah satunya dengan merekrut seorang pria, sosok manusia yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi emosi manusia lewat sentuhannya.

TV Series Review: Mystic Pop-up Bar - Part 1

Seorang wanita memutuskan untuk bunuh diri namun aksi itu justru membawanya ke dalam sebuah hukuman berat. Wanita itu tidak langsung dikirim ke alam baka tapi dikembalikan ke bumi dan menerima hukuman yaitu harus “menyelamatkan” 100.000 nyawa manusia, jumlah yang sama dengan orang-orang yang menjadi korban wanita itu di kehidupan pertamanya. Demi mencapai target ia mencoba berbagai cara, salah satunya dengan merekrut seorang pria, sosok manusia yang dapat mempengaruhi emosi manusia lain yang bersentuhan dengan dirinya. 

Movie Review: Alice in Earnestland (2015)


Cinta memiliki beragam definisi, yang paling sederhana adalah bahwa cinta merupakan sebuah rasa yang menyatukan dua insan manusia dan kemudian mereka gunakan untuk hidup bahagia bersama. Namun terdapat kekuatan magis yang dimiliki oleh cinta, hal yang akan membuat orang rela berkorban untuk dapat membuat sosok yang ia sayangi, kasihi, dan cintai merasakan bahagia, dan ketika itu tercapai dia juga akan merasa bahagia. How far love can go, how deep love can go, itu tadi hal yang digunakan oleh film ini untuk bercerita tentang cinta dengan cara yang tidak biasa. Alice In Earnestland (Sungsilhan Naraui Aellisu): a crazy love story.