"These children must be as crazy as their headmaster."
Sebelum dipoles oleh Christopher Nolan dan kemudian dibawa
bertemu berbagai “kebisingan” oleh Zack
Snyder karakter Batman dan dunia
yang ia punya di layar lebar pernah identik dengan gloomy but artsy, a wicked
world of misfits and psycho yang bergembira layaknya sebuah fashion show, style
over substance di tangan Tim Burton
yang gemar bergembira bersama horror, playfulness, dan tentu saja visual.
Mengacu pada tiga hal terakhir tadi dapat dikatakan kombinasi novel ‘Miss Peregrine's Home for Peculiar
Children’ dan Tim Burton
merupakan match made in heaven,
sebuah fantasy berisikan tragedi dan
simpati dipenuhi karakter unik dan aneh seperti kombinasi antara Harry Potter dan X-Men. Apakah ini “match” atau“miss”? Miss Peregrine's Home for Peculiar Children: a robotic fantasy.

