Showing posts with label Odeya Rush. Show all posts
Showing posts with label Odeya Rush. Show all posts

Movie Review: Cha Cha Real Smooth (2022)

“I'm sorry, growing up is hard.”

Tidak semua orang dalam hidupmu datang untuk tinggal, ada yang sebatas singgah lalu pergi setelah “membantumu” belajar berbagai hal menarik tentang hal baik dan hal buruk di dunia ini. Ya, saya pernah menggunakan kalimat serupa tapi memang itu merupakan salah satu bagian dalam kehidupan yang selalu menarik untuk diulik dengan berbagai cara, lewat drama keluarga misalnya hingga tentu saja kisah cinta. Kali ini hal tersebut bergabung dengan bagian lain dari perjalanan hidup manusia, yakni proses self-discovery, di masa muda yang masih penuh dengan kobaran api semangat dan juga ambisi tinggi, berhadapan dengan kenyataan hidup yang kadang mampu membanting jatuh mimpi yang sudah kadung digantung terlalu tinggi. Ya, tumbuh dewasa itu sulit. ‘Cha Cha Real Smooth’: goofy drama comedy with authentic empathy.


Review: The Giver (2014)


"When people have the power to choose, they choose wrong."

Berbicara potensi film ini punya peluang yang cukup besar untuk menjadi sensasi baru di kelompok young-adult pada dunia perfilman, selain karena materinya yang dianggap sebagai nenek moyang The Hunger Games, Divergent, dan lain-lain itu telah menjadi reading lists di middle school USA, Kanada, hingga Australia, tapi juga sedang booming-nya kesuksesan dari film dengan tema young-adult juga jelas layak untuk di coba. Namun meskipun punya Jeff Bridges, Meryl Streep, Katie Holmes, hingga Taylor Swift, The Giver hanya terasa seperti sebuah usaha setengah hati.    

Movie Review: The Odd Life of Timothy Green (2012)


Akan ada banyak ujian yang anda hadapi dalam menjalani kehidupan didunia ini, dan banyak pula cara agar anda dapat belajar bagaimana menghadapi masalah tersebut. Salah satu contohnya adalah Jim Green (Joel Edgerton) dan Cindy Green (Jennifer Garner), pasangan yang divonis tidak dapat memiliki anak. Ya, hancur memang, karena memiliki anak pasti menjadi sebuah mimpi terindah yang dimiliki semua pasangan suami istri. Begitupula Jim dan Cindy, mereka putus asa, frustasi, dan memutuskan untuk melupakan hal tersebut dengan berkhayal, menuliskan semua yang mereka impikan dari anak mereka. Abracadabra, semua itu menjadi nyata.