Showing posts with label Owen Wilson. Show all posts
Showing posts with label Owen Wilson. Show all posts

Movie Review: Marry Me (2022)

"But you can't marry an idea.”

“Cara Menjadi Istri NCT” berada di posisi enam dalam daftar “Bagaimana Cara” yang paling sering dicari di tahun 2021 berdasarkan “Year in Search” rilisan Google. Well, saya yakin bukan hanya fans atau “Para Istri” boyband tersebut saja tapi hal serupa juga menjadi angan-angan bagi banyak penggemar K-Pop lain, sesuatu yang terasa sangat lumrah karena jika ditarik ke lingkup yang lebih luas maka sebenarnya mimpi untuk bisa menjadi pasangan atau at least sebagai sosok penting dari hidup seorang selebritis favorit sudah eksis sejak lama. Menggunakan ketertarikan romantis tiba-tiba berupa cinta pada pandangan pertama film ini mencoba membangun kisah cinta antara seorang pria biasa dan wanita populer sedunia. ‘Marry Me’: a feel-good “like meets like” rom-com.


Review: Masterminds (2016)


"Brace your boobies."

Sebagai informasi pembuka ‘Masterminds’ merupakan bagian dari daftar film yang kami antisipasi tahun lalu, memiliki cast beranggotakan Zach Galifianakis, Owen Wilson, Jason Sudeikis, dan SNL’s popular ladies yang dipimpin Kristen Wiig kala itu sangat menantikan kegilaan macam apa yang akan film ini berikan. Namun sayangnya hype tersebut menghilang, dijadwalkan rilis pada pertangahan tahun kemudian mundur ke slot pada akhir tahun film komedi bertemakan caper ini pada akhirnya baru rilis di negara asalnya hampir satu tahun kemudian. Is it worth the wait? 

Review: Zoolander 2 (2016)


"You and SpongeBob were my biggest influence ever!"

Berawal dari sinopsis yang terhitung berani dengan menggabungkan Perdana Menteri Malaysia, fashion, dan usaha pembunuhan menjadi satu Zoolander berhasil menjadi sebuah dumb and satire comedies yang menghibur, dan Derek Zoolander berhasil menjadi karakter komedi dengan gaya yang ikonik. Sadar akan keunggulan yang telah dihasilkan oleh pendahulunya itu masih di bawah kendali Ben Stiller dengan tumpukan cameo dari Katy Perry, Justin Bieber, Ariana Grande, Skrillex, Lewis Hamilton, Olivia Munn, Naomi Campbell, Susan Sarandon, hingga Susan Boyle, Zoolander 2 mencoba untuk melakukan hal serupa tapi tak sama. Ya, serupa tapi tak sama.

Review: No Escape [2015]


"Dad, are people trying to kill us?"

Hal berikut ini memang tidak dapat di generalisasi sehingga tidak mencerminkan secara keseluruhan sudut pandang negara mereka, tapi dari informasi beberapa sahabat saya yang pernah tinggal disana mereka mengatakan bahwa banyak penduduk Amerika Serikat yang menilai bahwa mereka merupakan bangsa terkuat di dunia secara mutlak, dan tidak ada yang bisa mengalahkan mereka. Eropa mereka nilai sebagai pemain kedua, dan Asia yang notabene sekarang mulai merajai beberapa industri justru masih sering dianggap sebagai dunia ketiga. Sesuatu yang terasa kontroversial itu merupakan isi dari No Escape, sebuah action thriller dimana “American awesome, Asian awful.” Menariknya ini cukup lucu.

Review: Inherent Vice (2014)


"Chotto, Kenichiro, Dozo! Motto panukeiku. Motto panukeiku!!"

Inherent Vice ini secara keseluruhan kurang lebih seperti karakter Freddie Quell di film Paul Thomas Anderson dua tahun lalu, The Master, berjalan dengan kesan penuh kebingungan, ada misteri dengan karakter yang terus mencari, terasa liar dan juga aneh, tapi ketika ia selesai ada klimaks yang memikat yang ia tinggalkan buat penontonnya. Celakanya Inherent Vice melakukan hal tersebut dengan level yang setingkat diatas, rasa bingung kental, kesan aneh dan liar juga kental, dan celakanya ini seperti berjalan-jalan bersama seorang teman dalam kondisi mabuk, unik dan lucu.

Review: Night at the Museum: Secret of the Tomb (2014)


"Why don't you take a picture, it'll last longer!"

Film ketiga dari kehidupan malam di museum yang pertama kali hadir delapan tahun yang lalu ini seperti sebuah kendaraan sewaan dengan durasi sewa yang belum habis sehingga membuat sang peminjam memilih untuk mengisi waktu sisa tadi dengan berputar-putar tanpa arah. Memang ada momen lucu, memang ada momen ketika nostalgia pada karakter hadir kehadapan kita, tapi Night at the Museum: Secret of the Tomb tidak berhasil menjadi sebuah perpisahan yang akan dikenang lama oleh penggemarnya.

Review: Are You Here (2014)


Film yang terasa menggantung saat ia selesai itu tidak selamanya buruk, seperti tidak meninggalkan jawaban yang lantas membuat penonton bebas menilai hasilnya sesuai dengan keinginan mereka. Tapi film dari creator salah satu tv series paling menarik sekarang ini, Mad Men, tidak meninggalkan kesan seperti yang disebutkan tadi, ia punya materi yang menarik, tapi sayang sekali tidak terbangun dengan cara yang sama menariknya. Are You Here?

Movie Review: The Internship (2013)


Apakah anda pernah berpikir bahwa Tuhan memasukkan anda kedalam dunia tanpa membekali anda satu kemampuan sama sekali? Syukurlah jika jawabnya adalah tidak, karena semua individu penghuni bumi yang berjumlah tujuh milyar lebih itu pasti punya kemampuan ataupun keahlian. Sumber dari semua masalah yang ada sebenarnya apakah skill yang mereka miliki dipergunakan dengan tepat? The Internship, cukup menghibur, bukti dari prinsip manajemen untuk meraih kesuksesan, the right man in the right place.