Showing posts with label Pierce Brosnan. Show all posts
Showing posts with label Pierce Brosnan. Show all posts

Movie Review: Cinderella (2021)

"Saying "love" and showing love are two very different things."

Serial televisi karya Marvel yang berjudul ‘What If...?’ saat ini sedang tayang di mana penonton dibawa menyaksikan eksplorasi terhadap alternatif pada beberapa momen besar di film-film Marvel Cinematic Universe, seperti contohnya bagaimana jika Raja Wakanda, Black Panther, justru menjadi salah satu pahlawan eksentrik di ‘Guardians of the Galaxy’ dan menyandang gelar Star-Lord? Lantas apa hubungannya dengan Cinderella? Well, mayoritas dari kita tentu sudah tahu atau bahkan mungkin telah hafal dengan alur ceritanya, bagaimana jika kemudian beberapa momen besar di dalam kisah Cinderella itu memiliki alternatif cerita yang berbeda? Bagaimana jika Ibu tiri Cinderella yang justru menikah dengan si Pangeran tampan itu di dalam sebuah sajian musikal? ‘Cinderella’ : a fuzzy fairy tale from the screenwriter of Pitch Perfect.


Review: No Escape [2015]


"Dad, are people trying to kill us?"

Hal berikut ini memang tidak dapat di generalisasi sehingga tidak mencerminkan secara keseluruhan sudut pandang negara mereka, tapi dari informasi beberapa sahabat saya yang pernah tinggal disana mereka mengatakan bahwa banyak penduduk Amerika Serikat yang menilai bahwa mereka merupakan bangsa terkuat di dunia secara mutlak, dan tidak ada yang bisa mengalahkan mereka. Eropa mereka nilai sebagai pemain kedua, dan Asia yang notabene sekarang mulai merajai beberapa industri justru masih sering dianggap sebagai dunia ketiga. Sesuatu yang terasa kontroversial itu merupakan isi dari No Escape, sebuah action thriller dimana “American awesome, Asian awful.” Menariknya ini cukup lucu.

Movie Review: The November Man (2014)


"Cause after you passed through, nothing lived."

Coba perhatikan poster diatas, ia punya seorang pria dengan perawakan tangguh seolah siap beraksi tanpa ampun untuk menghabisi lawan-lawannya, pria lain yang tampak sedang berlari dengan kecepatan tinggi seperti singa mengejar mangsanya, dan wanita berpakaian seksi yang mungkin saja akan terasa menggoda jika hanya diliat sepintas. Film ini mengubah hal-hal menarik yang menjanjikan tadi menuju arah yang berbeda, The November Man, an ex James Bond with an ex Bond Girl run around Belgrade.

Review: The November Man (2014)


"A spy is never out of the game."

Sebut saja The November Man sebagai upaya yang dilakukan oleh Pierce Brosnan untuk tidak melupakan rasanya menggenggam pistol dan terlibat dalam cerita tensi tinggi, dimana setelah melepaskan tugasnya sebagai James Bond, aktor kawakan ini lebih sering bermain di ranah drama serta komedi, dari Mama Mia! hingga Love Is All You Need. Untungnya usaha tersebut tidak tampil begitu buruk. 

Movie Review: The World's End (2013)


Apakah menjadi dewasa adalah sebuah proses alamiah dimana ia akan muncul dan menghampiri anda ketika saatnya telah tiba, atau justru merupakan sesuatu layaknya harta karun yang hanya dapat anda dapatkan dengan berupaya untuk menemukannya. Enam tahun berlalu, mereka kembali, film ketiga dari The Three Flavours Cornetto trilogy, Simon Pegg dan Nick Frost, tidak ada zombie, tidak ada polisi gila, hanya dengan obsesi pada beer dan masuk kedalam petualangan sci-fi comedy dengan sentuhan apocalypse, The World's End, menyenangkan.