Showing posts with label Seol In-ah. Show all posts
Showing posts with label Seol In-ah. Show all posts

Movie Review: Emergency Declaration (2022)

“This is Sky Korea 501. Good day.”

Keadaan darurat adalah situasi di mana dapat diberdayakan kebijakan yang biasanya tidak boleh dilakukan, dengan tujuan utama keselamatan dan perlindungan warga. Di Indonesia “Kerusuhan Mei 1998” adalah contohnya, begitupula Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia di tahun 2004, sementara itu di tahun 2020 banyak negara mendeklarasikan state of emergency for COVID-19 yang adalah medical pandemic. Wewenang dalam mendeklarasikan keadaan darurat juga dimiliki oleh seorang Pilot, pada Federal Aviation Administration Sec. 91.3 tertulis bahwa di dalam keadaan darurat dalam penerbangan yang membutuhkan tindakan segera, maka Pilot punya wewenang untuk menyimpang dari aturan sejauh yang diperlukan untuk memenuhi keadaan darurat. Airspace procedures? Gone. Speed restrictions? IFR clearance limits? Gone. Because safety is not a luxury, but a necessity! ‘Emergency Declaration (Bisang Seoneon)’: ‘Train to Busan’ on a plane, it’s a miracle on plane No. 501.


TV Series Review: Business Proposal - Part 2

"I'll pay you back for that kiss with another kiss."

Cinta seorang wanita bertepuk sebelah tangan selama tujuh tahun akibat rasa ragu untuk mengekspresikan perasaaan sukanya, bertolak belakang dengan sikapnya yang tidak suka berpura-pura. Celakanya suatu hari wanita tersebut dimintai tolong oleh sahabatnya untuk menggantikannya datang ke sebuah kencan buta dengan misi untuk sesegera mungkin membuat si pria merasa ilfeel padanya. Si pria sendiri adalah seorang workaholic yang masih tidak tertarik pada cinta meski sudah ditekan untuk segera menikah. Namun momen di kencan buta itu mengubah segalanya, si pria menawarkan si wanita sebuah proposal bisnis: menjadi kekasihnya dalam bentuk hubungan kontrak.


TV Series Review: Business Proposal - Part 1


“I won’t get married if I’m not in love.”

Cinta seorang wanita bertepuk sebelah tangan selama tujuh tahun akibat rasa ragu untuk mengekspresikan perasaaan sukanya, bertolak belakang dengan sikapnya yang tidak suka berpura-pura. Celakanya suatu hari wanita tersebut dimintai tolong oleh sahabatnya untuk menggantikannya datang ke sebuah kencan buta dengan misi untuk sesegera mungkin membuat si pria merasa ilfeel padanya. Si pria sendiri adalah seorang workaholic yang masih tidak tertarik pada cinta meski sudah ditekan untuk segera menikah. Namun momen di kencan buta itu mengubah segalanya, si pria menawarkan si wanita sebuah proposal bisnis: menjadi kekasihnya dalam bentuk hubungan kontrak.


TV Series Review: Mr. Queen - Part 5


“The biggest obstacle in love is none other than gaining the heart of the person you love.”

Seorang Chef jatuh dari atas gedung apartement ke dalam sebuah kolam renang, dan di alam bawah sadarnya ia berciuman dengan seorang wanita yang menggunakan hanbok. Roh pria tersebut masuk ke dalam tubuh sang wanita dan kembali ke tahun 1851 ketika Dinasti Joseon masih berkuasa, ia juga harus menikahi calon raja yang merupakan puppet king yang tidak kompeten. Chef yang dikenal sebagai playboy nakal yang binal itu harus menggunakan posisinya sebagai istri raja untuk mencari cara agar danau tempat ia meloncati waktu dapat diisi air kembali. Seluruh danau di Joseon dikuras atas instruksi Permaisuri Joseon.


TV Series Review: Mr. Queen - Part 4


“Mac Dunaldu.”

Seorang Chef jatuh dari atas gedung apartement ke dalam sebuah kolam renang, dan di alam bawah sadarnya ia berciuman dengan seorang wanita yang menggunakan hanbok. Roh pria tersebut masuk ke dalam tubuh sang wanita dan kembali ke tahun 1851 ketika Dinasti Joseon masih berkuasa, ia juga harus menikahi calon raja yang merupakan puppet king yang tidak kompeten. Chef yang dikenal sebagai playboy nakal yang binal itu harus menggunakan posisinya sebagai istri raja untuk mencari cara agar danau tempat ia meloncati waktu dapat diisi air kembali. Seluruh danau di Joseon dikuras atas instruksi Permaisuri Joseon.


TV Series Review: Mr. Queen - Part 3


“A wicked soul. She is possessed by a wicked soul.”

Seorang Chef jatuh dari atas gedung apartement ke dalam sebuah kolam renang, dan di alam bawah sadarnya ia berciuman dengan seorang wanita yang menggunakan hanbok. Roh pria tersebut masuk ke dalam tubuh sang wanita dan kembali ke tahun 1851 ketika Dinasti Joseon masih berkuasa, ia juga harus menikahi calon raja yang merupakan puppet king yang tidak kompeten. Chef yang dikenal sebagai playboy nakal yang binal itu harus menggunakan posisinya sebagai istri raja untuk mencari cara agar danau tempat ia meloncati waktu dapat diisi air kembali. Seluruh danau di Joseon dikuras atas instruksi Permaisuri Joseon.


TV Series Review: Mr. Queen - Part 2


“Regardless of how crazy you are over another girl, how could you try to kill your wife?”

Seorang Chef jatuh dari atas gedung apartement ke dalam sebuah kolam renang, dan di alam bawah sadarnya ia berciuman dengan seorang wanita yang menggunakan hanbok. Roh pria tersebut masuk ke dalam tubuh sang wanita dan kembali ke tahun 1851 ketika Dinasti Joseon masih berkuasa, ia juga harus menikahi calon raja yang merupakan puppet king yang tidak kompeten. Chef yang dikenal sebagai playboy nakal yang binal itu harus menggunakan posisinya sebagai istri raja untuk mencari cara agar danau tempat ia meloncati waktu dapat diisi air kembali. Seluruh danau di Joseon dikuras atas instruksi Permaisuri Joseon.


TV Series Review: Mr. Queen - Part 1

“Only a lunatic knows how to deal with another lunatic.”

Seorang Chef jatuh dari atas gedung apartement ke dalam sebuah kolam renang, dan di alam bawah sadarnya ia berciuman dengan seorang wanita yang menggunakan hanbok. Roh pria tersebut masuk ke dalam tubuh sang wanita dan kembali ke tahun 1851 ketika Dinasti Joseon masih berkuasa, ia juga harus menikahi calon raja yang merupakan puppet king yang tidak kompeten. Chef yang dikenal sebagai playboy nakal yang binal itu harus menggunakan posisinya sebagai istri raja untuk mencari cara agar danau tempat ia meloncati waktu dapat diisi air kembali. Seluruh danau di Joseon dikuras atas instruksi Permaisuri Joseon.