“The devil
exists. God exists. And for us, as people, our very destiny hinges upon which
one we elect to follow.”
Ada satu
fenomena menarik ketika menyaksikan The
Conjuring, dimana studio/theater hampir terisi penuh, namun uniknya bangku
di posisi kolom terluar mayoritas kosong. Hal tersebut lazim terjadi pada film
horror, genre dengan tingkat kesuksesan yang ditentukan dari kemampuannya untuk
menjadikan penonton merasa gelisah, bergidik kejut, dan merasa waspada terhadap
lingkungan sekitar mereka, termasuk dengan bangku kosong disebelahnya. The Conjuring, not as great as what they
said through the hype, but succeed becomes an effective package.

+poster.jpg)