Sebenarnya apa hal
paling penting dari kebahagiaan yang dimiliki setiap manusia? Apakah kamu
memiliki kewajiban membuat orang yang kamu sayangi merasa bahagia? Atau apakah
tugas paling penting yang harus kamu lakukan adalah hanya untuk hidup bahagia
sesuai dengan yang kamu inginkan? Lalu bagaimana jika kamu hidup bahagia tapi
kebahagiaan kamu justru membuat orang yang kamu sayangi tidak bahagia?
Bagaimana jika menciptakan keseimbangan, kamu bahagia dan orang yang kamu
sayangi juga bahagia? Itu isi film terbaru dari Hirokazu Kore-eda ini, After
the Storm (Umi yori mo Mada Fukaku), observasi lembut pada interaksi
manusia berisikan sebuah refleksi tentang kebahagiaan. Sweet and sensitive, it’s a heartbreaking and heartwarming drama.
Showing posts with label Yoko Maki. Show all posts
Showing posts with label Yoko Maki. Show all posts
Movie Review: Like Father, Like Son (2013)
"At what point does a father truly become a father?"
Banyak orang tua yang pasti punya penafsiran berbeda
terkait pertarungan antara uang dan kasih sayang, melihat anaknya terus tumbuh
dari melintasi empat, lima, dan enam tahun menciptakan semangat yang membara
untuk bekerja lebih giat demi masa depan mereka, tapi celakanya justru perlahan
menjauhkan mereka dari “another real job” mereka sebagai orang tua, memberikan perhatian
seperti bermain bersama dengan kegiatan sederhana. Ladies and gentlemen, Mansion dan Ferrari belum menjadi keinginan dari anak berusia enam tahun,
mereka dapat merasa bahagia hanya dengan mandi bersama orangtua mereka di dalam sebuah bak mandi ukuran kecil
yang sempit. Money can get you closer
into happiness, but they still can’t buy that thing directly. Like Father, Like
Son (Soshite Chichi ni Naru), captivating, affecting, charming.


+poster.jpg)