Showing posts with label Yoo Ah-In. Show all posts
Showing posts with label Yoo Ah-In. Show all posts

TV Series Review: Hellbound - Part 1

"Why haven't we been paying any attention all these years?"

Setiap manusia yang punya banyak dosa akan dibunuh secara brutal. Konsep itu datang dari sebuah organisasi yang menilai bahwa hukum buatan manusia tidak lagi mampu membuat manusia takut dan berusaha menjauhi dosa. Oleh sebab mereka mereka yakin kini Sang Pencipta telah murka, tidak ada lagi pengampunan di mana manusia yang memiliki banyak dosa akan menerima dekrit berupa tanggal kematian mereka. Ketika momen itu tiba maka tiga sosok monster hitam berukuran besar akan datang untuk mencabut nyawa manusia tersebut, menyakitinya terlebih dahulu lalu mengambil nyawanya secara cepat. Itu dapat terjadi di manapun, baik di tempat sepi maupun di tempat ramai dalam bentuk sebuah pertunjukan. 


Movie Review: Voice of Silence (2020)

“We are all sinners. All of us, right?”

“Kita harus bersyukur dengan pekerjaan yang diberikan kepada kita”, begitu bunyi salah satu baris kalimat di film ini yang jujur saja menghasilkan kesan ambigu yang lucu. Karakter film ini sendiri seolah menjadi penggambaran dari betapa kerasnya dunia saat ini sehingga membuat mereka berani ambil resiko dengan membuka jasa “membersihkan pekerjaan kotor”. Ironi memang dan itu menjadi pondasi yang kuat bagi crime drama Korea ini yang secara satu kesatuan berhasil menyajikan cerita tentang kejahatan yang terasa segar. ‘Voice of Silence’ : black comedy at its finest.


Movie Review: #Alive (2020)

"You must survive. You must survive!"

Ketika penyebaran virus Covid-19 sedang merajalela kamu diminta untuk tetap di rumah saja dan tentu ada sesuatu di dalam hidupmu yang terasa hilang, dan tidak semua orang mampu menangani hal tersebut. Tidak hanya tentang makanan saja, rasa bosan perlahan mungkin mulai timbul sedangkan jika tidak dijaga dengan baik kesehatan fisik dan juga mental juga bisa menjadi semakin buruk. Tekanan dan gejolak fisik dan psikis semacam itu yang coba diceritakan oleh film ini namun tidak menggunakan Covid-19 melainkan sesuatu yang mungkin jauh lebih menyeramkan, yaitu wabah zombie yang menyebar dengan cepat. ‘#Alive’ : a basic Korean zombie flick.


Movie Review: Like for Likes [2016]


Di era yang dipenuhi teknologi canggih seperti sekarang ini menemukan cinta yang selama ini kamu cari semakin mudah, mungkin hanya one click away, sama halnya dengan mendapatkan teman hingga musuh baru. Bagaimana media sosial menciptakan koneksi yang begitu mudah tersebut coba dimanfaatkan oleh 'Like for Likes (Johahaejyo)', bukan, bukan sepenuhnya berisikan tentang facebook maupun Instagram tempat kamu stalking sosok yang kamu taksir, hanya penggambaran upaya mencari tahu serta menemukan cinta dalam sebuah romantic comedy yang terasa manis meskipun cheesy. Korea’s ‘Love Actually’?

Movie Review: Elegant Lies (Thread of Lies) (2014)


"Are you a murderer in the making?"

Penyesalan memang memiliki tugas untuk hadir belakangan, ia tidak pernah hadir sebelum sesuatu yang buruk terjadi. Itu mengapa kita selalu mengatakan hidup hanya sekali maka lakukan yang terbaik yang kamu bisa lakukan, cermat dan berhati-hati dalam bersikap karena terkadang hal kecil dapat memberikan dampak buruk dan rasa sesal yang sangat besar, your ignorant act can destroy you, your cruel words can kill you. Hal tersebut hadir di film ini, dari keluarga hingga persahabatan, Elegant Lies (Thread of Lies), an elegant tearjerker with a lovely story construction.