Showing posts with label Anne Hathaway. Show all posts
Showing posts with label Anne Hathaway. Show all posts

Review: Alice Through the Looking Glass (2016)


"I will help my friends, no matter what."

Di tahun 2010 Tim Burton menciptakan versinya dari kisah klasik karya Lewis Carroll yang telah berulang kali diadaptasi ke dalam bentuk hiburan visual, Alice in Wonderland, sebuah petualangan fantasi dengan presentasi visual dan kostum yang begitu memikat meskipun terasa "biasa" di bagian cerita. Menghasilkan lebih dari $1 Milyar yang sempat membawanya menempati peringkat kelima highest-grossing film of all time kehadiran sekuel bukan merupakan sebuah kejutan. Pertanyaannya kembali sama, apakah ini mampu mengulangi kesuksesan sembari memperbaiki minus yang dihasilkan oleh film pertamanya? Visually enchanting, Alice Through the Looking Glass is a needless sequel, a tasteless candy.

Review: Song One (2015)


"A moment can change everything."

Jika di lihat dari poster yang ia miliki Song One mungkin akan membuat kamu tertarik karena kesan pertama yang akan mudah terlintas di kepala kamu adalah ia merupakan sebuah film dengan tema musik yang lembut dan manis. Song One ternyata lebih dari sekedar dua karakter melakukan hal-hal manis di sekitar musik, sama seperti Begin Again ada kerumitan tentang masalah hidup di dalamnya dan musik seolah seperti jalan yang membawa karakter untuk menyelesaikannya. Tapi jika diumpamakan sebuah permen yang akan memberikan rasa terbaiknya ketika manis dan asam berkombinasi sayangnya Song One miss di hal tersebut, tidak pernah sepenuhnya manis, tidak pernah sepenuhnya asam, dan tidak memberikan rasa terbaiknya.

Review: Interstellar (2014)


"Mankind was born on Earth. It was never meant to die here."

Ketika perjalanan hampir tiga jam itu selesai dan sedang melangkah keluar studio ada satu hal yang terlintas dipikiran saya, apakah apa yang baru saja saya saksikan ini sama dengan rekan dan banyak penonton yang mengatakan Interstellar sebagai sebuah petualangan luar angkasa yang luar biasa di semua sektor? Dari visual memang iya, salah satu yang terbaik di tahun ini malah, tapi tidak pada permainan teori bahkan drama penuh emosi itu yang katanya sampai menghasilkan linangan air mata. Apakah saya terdampar di galaksi lain sehingga merasakan ini sebagai perjuangan yang cukup datar, terlebih dengan standard dari seorang Christopher Nolan?

Movie Review: Rio 2 (2014)


"We're not people, we're birds. We have to get out into wild and be birds, Blu!"

Harus menjadi lebih besar, harus menjadi lebih menarik, harus menjadi lebih menyenangkan, dan masih banyak lagi “harus menjadi lebih” dalam konteks positif yang disandang oleh sebuah film dengan status sekuel. Yang kerap menjadi masalah adalah hal tersebut juga menjadi awal terciptanya beban yang jika tidak dapat di kendalikan dengan baik justru akan membawa dampak negatif. Rio adalah lima besar animasi terbaik versi rorypnm tiga tahun lalu, dan ada sebuah rintangan bagi penerusnya ini untuk mencapai hal yang sama. Rio 2, an unfocused random party animation which seems confused when deliver a lot of important message.

Movie Review: Les Misérables (2012)


Memperjuangkan mimpi tanpa pernah kehilangan harapan akan menghasilkan sebuah akhir yang indah, yaitu kedamaian dipenuhi dengan rasa cinta. Mungkin itu gambaran umum dari Fight – Dream – Hope – Love, tagline yang diusung oleh Les Misérables, film musical karya terbaru dari Tom Hooper, film yang telah identik dengan panggung teatrikal. Ya, Les Misérables adalah musical theatre, dan anda salah besar jika menganggap ini adalah film musikal yang biasa.

Movie Review: The Dark Knight Rises (2012)


Batman (Christian Bale) memang telah pensiun dari tugasnya menjaga kedamaian kota Gotham, namun masih dianggap sebagai penyebab utama kematian jaksa Harvey Dent. Karena itu Bruce Wayne lebih memilih berdiam diri di kediamannya bersama pelayan setianya Alfred (Michael Caine). Namun itu semua berubah setelah kedatangan Bane (Tom Hardy), mantan rekan Ra's Al Ghul (Liam Neeson), bersama pasukannya melancarkan terror brutal ke kota Gotham yang telah aman sepeninggal Joker dan Two Face.