Showing posts with label Ian McKellen. Show all posts
Showing posts with label Ian McKellen. Show all posts

Review: Mr. Holmes [2015]


"Get it right, before I die."

Film terbaru dari sutradra dua bagian terakhir Twilight ini pada dasarnya memang menggunakan karakter Sherlock Holmes sebagai jualan utamanya, namun ternyata hal lain yang ia jual disamping itu sedikit berbeda dari tipikal hiburan dengan keterkaitan Sherlock Holmes didalamnya. Masih ada misteri, kamu juga masih bertemu dengan detektif, tapi ketimbang memberikan kamu pertanyaan lalu mulai berputar-putar untuk menemukan jawaban, Mr. Holmes dengan kesederhanaan di posisi terdepan justru berhasil menjadi sebuah drama tentang hidup yang terasa hangat dan manis.

Movie Review: The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014)


"Will you follow me, one last time?"

Sebelum bercerita terlalu jauh sebagai informasi awal yang mungkin juga akan terkesan telat bahwa The Hobbit merupakan adaptasi dari novel dengan judul sama yang memiliki ketebalan sebesar 320 halaman untuk versi English, dan 340 something untuk terjemahan Bahasa Indonesia. Jika informasi tadi merupakan sesuatu yang baru bagi anda maka anda tidak perlu merasa aneh pada keterkejutan yang bisa saja anda alami, karena dahulu saya juga mengalami hal yang sama. Benar, 320 lembar tadi coba diterjemahkan oleh Peter Jackson menjadi film yang ia pecah menjadi tiga bagian, dan dengan materi yang terbilang tipis hasilnya adalah: film pertama okay, film kedua kurang okay, dan finale terasa kering. The Hobbit: The Battle of the Five Armies, a dry and drudgery entertainment from an “ambitious” effort.

Movie Review: The Hobbit: The Desolation of Smaug (2013)


"You are being used, hobbit,"

Walaupun tidak mampu tampil mencapai standard yang telah ia ciptakan lewat The Lord of the Rings, kehadiran The Hobbit: An Unexpected Journey tahun lalu sangat tidak layak diberikan label sebagai sebuah presentasi yang buruk dari seorang Peter Jackson. Lagipula masih mudah untuk memaafkan An Unexpected Journey jika menilik statusnya sebagai film pertama sebuah trilogi. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi The Desolation of Smaug, yang celakanya justru tidak memberikan sebuah perkembangan yang mengagumkan.

Movie Review: The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)


Setelah tertidur hampir 9 tahun sejak terakhir kali ia muncul, akhirnya para hobbit itu kembali. Meraih 11 piala Oscar di film terakhirnya, menjadikan beban yang diemban The Hobbit sangat besar. Ini adalah prekuel dari The Lord of the Rings trilogy, kembali ke 60 tahun sebelum LOTR, dimana Bilbo Baggins (Martin Freeman) didatangi oleh Gandalf (Ian McKellen), dan diminta bergabung bersama 13 kurcaci lainnya untuk merebut kembali harta karun yang diambil oleh Smaug sang naga.