Showing posts with label Jeffrey Wright. Show all posts
Showing posts with label Jeffrey Wright. Show all posts

Movie Review: The Batman (2022)

“Fear is a tool.”

Apakah kita butuh Batman baru? Sekitar sepuluh tahun yang lalu Christian Bale menyudahi penampilannya menggunakan kostum Batman di film 'The Dark Knight Rises', namun karakter tersebut tidak mati. Ben Affleck kemudian masuk mengisi posisi kosong itu sebagai The Dark Knight, bermula di 'Batman v Superman: Dawn of Justice' dan lantas berlanjut ke 'Justice League'. Dan itu belum menghitung di era sebelum 2000s ketika karakter Gotham Knight itu pernah diperankan oleh enam orang aktor berbeda. So, kini dengan munculnya Robert Pattinson otomatis daftar pemeran The World's Greatest Detective itu bertambah semakin panjang. Apakah terlalu banyak? Not at all! ‘The Batman’: dare, defy, deliver.


Movie Review: The French Dispatch (2021)

“All grand beauties withhold their deepest secrets.”

Tidak mudah jika berbicara tentang film karya Sutradara Wes Anderson, beberapa menyukai gaya visual yang telah menjadi ciri khasnya dengan komposisi dan detail yang cantik berpadu bersama karakter yang unik, tapi tidak heran jika di sisi lainnya ada yang tidak suka dengan gaya bercerita Wes Anderson yang terkesan egois serta terlalu mementingkan diri sendiri sehingga menilai apa yang coba ia sajikan terasa sebagai sesuatu yang dangkal. Kali ini Si Pencerita ulung itu mencoba justru semakin jauh mengeksplorasi elemen khas miliknya yang stylish and whimsical, homage yang lebih kompleks dari gaya formulanya selama ini dan punya potensi jauh lebih mudah untuk membuatmu lost in translation di dalam a love letter to journalism and the world. ‘The French Dispatch’ : another cosmos from the puppet-playing maestro.


Review: The Good Dinosaur (2015)


"If you ain't scared, you ain't alive."

Sejak berita kehadirannya tahun 2011 yang lalu, The Good Dinosaur sebenarnya sudah seperti kapal yang bukannya memecah gelombang ombak tapi terombang-ambing terbawa gelombang ombak. Produksi film ini punya (beberapa) masalah, jadwal rilis yang mundur dua kali dari tahun 2013 hingga berakhir di tahun 2015, pergantian produser dan sutradara, dibongkar dan mengalami proses yang Pixar sebut "completely reimagined", hingga perubahan para pengisi suara di bulan juni yang lalu. Berbagai problema tadi menjadikan The Good Dinosaur tampak seperti proyek yang penuh penyakit. Hasilnya? Ya, The Good Dinosaur, bukan The Great Dinosaur.

Movie Review: Only Lovers Left Alive (2013)


Apa definisi vampire bagi anda? Makhluk yang tidak termasuk kategori manusia, punya gairah luar biasa dibalik kebutuhan akan darah untuk mempertahankan keabadian yang mereka miliki. Nah, bagaimana jika vampire justru dibentuk dalam cara berbeda dengan sedikit modifikasi kecil, masih mempunyai ketergantungan pada darah serta memiliki gairah luar biasa, namun kesehariannya berisikan kegiatan monoton dengan ekspresi gelap dan lesu. Only Lovers Left Alive, an unique and funny style over substance package about vampire in depression. It make vampire becomes an interesting creature.    

Movie Review: Broken City (2013)


Ambisi menentukan tingkat kesuksesan yang ingin anda raih. Jika di simak lebih cermat kalimat tersebut memang ada benarnya, karena dengan ambisi yang besar anda dapat telah menunjukkan seberapa besar sebuah tujuan atau hasil yang ingin anda raih. Namun ambisi hanyalah sebuah pondasi, yang bisa saja berakhir tragis jika tidak dieksekusi dengan baik. Broken City membuktikannya, sebuah film yang dengan berani mencampur unsur crime dan thriller melalui sebuah premis yang potensial dan tentu saja penuh dengan ambisi.