Showing posts with label Judi Dench. Show all posts
Showing posts with label Judi Dench. Show all posts

Movie Review: Belfast (2021)

♪ Open up your eyes, then you realize. Here I stand with my everlasting love. ♪

Selalu menyenangkan ketika “melihat” sesuatu dari sudut pandang anak kecil, sikap polos mereka kerap kali terasa lebih menarik ketimbang dunia para orang dewasa yang dipenuhi dengan masalah yang kerap mereka buat jadi rumit sendiri. Manusia ketika masih kecil memang hanya bisa pasrah dan menuruti keputusan orangtuanya, tapi bukan berarti mereka tidak punya hati dan emosi dengan gejolak yang berputar di dalam batinnya. Lewat mata polos seorang bocah yang ingin membangun project mendarat di bulan film ini berbicara tentang banyak hal menarik, sebuah comedy-drama tentang child ignorance versus the adult world yang terasa ringan tapi akan membuatmu terdiam. ‘Belfast’ : an emotional feast.


Movie Review: Miss Peregrine's Home for Peculiar Children (2016)


"These children must be as crazy as their headmaster."

Sebelum dipoles oleh Christopher Nolan dan kemudian dibawa bertemu berbagai “kebisingan” oleh Zack Snyder karakter Batman dan dunia yang ia punya di layar lebar pernah identik dengan gloomy but artsy, a wicked world of misfits and psycho yang bergembira layaknya sebuah fashion show, style over substance di tangan Tim Burton yang gemar bergembira bersama horror, playfulness, dan tentu saja visual. Mengacu pada tiga hal terakhir tadi dapat dikatakan kombinasi novel ‘Miss Peregrine's Home for Peculiar Children’ dan Tim Burton merupakan match made in heaven, sebuah fantasy berisikan tragedi dan simpati dipenuhi karakter unik dan aneh seperti kombinasi antara Harry Potter dan X-Men. Apakah ini “match” atau“miss”? Miss Peregrine's Home for Peculiar Children: a robotic fantasy.

Review: The Second Best Exotic Marigold Hotel (2015)


The Best Exotic Marigold Hotel dapat dikatakan merupakan sebuah kejutan ketika ia muncul tahun 2012 yang lalu, di prediksi hanya akan menjadi ajang kumpul bagi aktor dan aktris kawakan British namun pada akhirnya berhasil menciptakan hit dengan pencapaian box-office 13 kali lipat dari budget awal dan berujung meraih nominasi Golden Globes kategori Best Picture dan Best Actress. Tapi salah satu hal yang kala itu saya rasakan ketika film tersebut berakhir adalah ia tidak akan memperoleh sekuel karena komposisi dan hasil akhir yang ia hasilkan telah sangat tepat. Well, please welcome The Second Best Exotic Marigold Hotel.

Movie Review: Philomena (2013)


Salah satu hal tersulit dalam bercerita adalah ketika harus menghadirkan materi hitam yang dikemas dalam tampilan non-hitam. Kita punya sebuah kisah kelam, namun dalam cara penyampaiannya kita harus mampu menjadikan kisah itu agar tampak lembut dan tidak membebani penontonnya, sehingga materi seperti diberikan batas dan berupaya menyampaikan misi yang ia bawa dengan menciptakan keseimbangan yang efektif dan efisien. Itu merupakan hal yang riskan, dan film ini mengalami dampaknya. Philomena, drama kelam yang sedikit terlalu lembut.   

Movie Review: Skyfall (2012)


Dendam tentu saja adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dihapuskan dari memori yang anda miliki. Hanya ada dua opsi, melupakannya dengan ikhlas, atau membalas. M (Judi Dench), dahulu telah melakukan sebuah kesalahan yang merugikan salah satu mantan agennya, Raoul Silva (Javier Bardem). Silva memilih kembali, untuk menghancurkan semua hal yang masih terkait dengan M, termasuk MI6. Sang agen terbaik, James Bond (Daniel Craig), keluar dari tempat peristirahatannya, untuk menyelamatkan M dari ancaman yang dapat menghancurkan dunia.

Movie Review: The Best Exotic Marigold Hotel (2012)


Tujuh pribadi yang sudah lanjut usia, dengan perbedaan kepribadian dan latar belakang, dipertemukan melalui satu iklan yang mereka dapat dari internet dan brosur.  Jenuh dengan keseharian yang mereka jalani, mereka memutuskan untuk terbang ke India. Mereka menuju salah satu tujuan wisata mewah dikawasan Jaipur, hotel dengan suasana yang tenang dan nyaman.