“In the moment
when I truly understand my enemy, understand him well enough to defeat him,
then in that very moment I also love him.”
Tentu saja bukan merupakan hal yang tabu jika sebuah film
memiliki begitu banyak ide yang ingin ia tampilkan, itu justru menarik, namun
dengan satu syarat mutlak dimana ia harus di eksekusi dan dikombinasi dengan
tepat. Ender’s Game adalah contohnya,
punya banyak ide dan isu dan yang cantik, dari unsur politis, sosial,
peperangan, hingga hal sederhana seperti bullying. Ender’s Game, seperti terjemahan baku, adalah permainan milik
Ender. This is not a game!! Really?

