"Will you follow me, one last time?"
Sebelum bercerita
terlalu jauh sebagai informasi awal yang mungkin juga akan terkesan telat bahwa
The Hobbit merupakan adaptasi dari novel dengan judul sama yang memiliki
ketebalan sebesar 320 halaman untuk versi English,
dan 340 something untuk terjemahan Bahasa Indonesia. Jika informasi tadi
merupakan sesuatu yang baru bagi anda maka anda tidak perlu merasa aneh pada
keterkejutan yang bisa saja anda alami, karena dahulu saya juga mengalami hal
yang sama. Benar, 320 lembar tadi coba diterjemahkan oleh Peter Jackson menjadi
film yang ia pecah menjadi tiga bagian, dan dengan materi yang terbilang tipis
hasilnya adalah: film pertama okay, film kedua kurang okay, dan finale terasa
kering. The Hobbit: The Battle of the
Five Armies, a dry and drudgery entertainment from an “ambitious” effort.

%2Bimage%2Bposter.jpg)
+poster.jpg)
+poster.jpg)