Showing posts with label Rawson Marshall Thurber. Show all posts
Showing posts with label Rawson Marshall Thurber. Show all posts

Movie Review: Red Notice (2021)

“It doesn't matter what you do, only matters what they think you've done.”

The Rock, Deadpool, dan Wonder Woman tampil dalam satu film bersama? Tidak heran jika pada mulanya film ini menjadi rebutan empat buah major studios yang saling sikut untuk mendapatkan rights atas film ini. Namun menariknya pemenang dari perang penawaran tadi justru melepas film ini dan kemudian langsung direbut oleh Netflix, mengambil alih proyek terbaru Sutradara 'Skyscraper', 'We're the Millers' dan 'Central Intelligence' dan menjejalinya dengan budget besar, $ 200 juta dan menjadikannya film termahal yang diproduksi oleh Netflix so far, bersanding bersama film terbaru dari the Russo Brothers, The Gray Man. Discarded by Universal, picked up by Netflix. ‘Red Notice’: a collection of classic action comedy tricks.


Review: Central Intelligence (2016)


“We're like a power couple dude, like Taylor Swift and whoever she is date right now.”

Film seperti Central Intelligence ini rumit namun mudah untuk dinilai, ia tidak jelas berada di kelas apa dan jualan utamanya juga terkadang campur aduk, banyak pula yang ingin tampil ringan tapi mencoba memasukkan misteri yang tidak ditangani dengan baik. Karena formula sama yang sudah sering digunakan itu sangat mudah menemukan film dengan tipe seperti ini yang jatuh menjadi sajian menjengkelkan. Menariknya di tangan sutradara Dodgeball dan We're the Millers formula tadi tampil sebagai action komedi tidak terasa menjengkelkan. It’s a stupid but pretty fun action comedy with not enough hart, and quite enough johnson.

Movie Review: We're the Millers (2013)

 

"You never really know until you know."

Tentu saja ada alasan mengapa manusia dijuluki sebagai makhluk sosial, karena mereka perlu orang lain disekitarnya untuk menjadikan hidup mereka bertumbuh, salah satunya mungkin membuka jalan untuk menemukan apa yang selama ini tidak mereka dapatkan. We're the Millers coba membawa hal tersebut dalam petualangan bodoh, bagaimana hal palsu yang justru menuntun empat orang menuju kebahagiaan. Yap, sekali lagi, ini bodoh, klasik, standard, predictable, namun secara mengejutkan tampil menghibur dan menyenangkan.