“How long will I love you? As long as the stars are above you, and
longer if i can.”
Setiap tahun anda pasti akan menemukan film dengan tipe seperti ini,
bukan berbicara pada konteks genre melainkan sebuah film dimana anda tahu ia
memiliki banyak celah meskipun tampil implisit tidak mampu menjauhkannya dari
sorotan, kemudian mencoba tetap objektif dalam memberikan penilaian, namun
disisi lain harus berhadapan dengan fakta anda merasakan sebuah kesulitan untuk
menampik dan mengingkari bahwa setiap menit yang ia berikan merupakan sebuah
enjoyment yang menyenangkan. About Time
adalah contoh terbaru, ketika time travel hadir dalam sentuhan romance dan
comedy yang klasik, sebuah kemasan guilty
pleasure skala besar, really
hard to dislike.

