Showing posts with label Russia. Show all posts
Showing posts with label Russia. Show all posts

Movie Review: Navalny (2022)


“Has Putin done anything good for you?”

Siapa berani lawan Vladimir Putin? Dalam cakupan yang lebih luas tentu saja ada tapi di negara yang telah ia kendalikan sejak tahun 1999 pria 70 tahun dengan level of support di atas 69% itu nyaris tak tersentuh posisinya sebagai sang penguasa. Padahal di bawah kepemimpinan Putin Rusia mengalami kemunduran demokrasi dan pergeseran ke arah otoritarianisme, bukan hanya absennya pemilu yang adil saja tapi juga pelanggaran hak asasi manusia, termasuk pemenjaraan serta penindasan terhadap lawan politiknya. Tidak heran jika warga dunia di luar negara yang sedang dalam “pengasingan” oleh beberapa negara lain itu bertanya-tanya, apakah Putin memang sekuat itu sehingga tidak ada yang berani untuk melawannya? Jawabannya adalah, ya Putin memang kuat, tapi ada yang berani mencoba melawannya. Namanya Alexei Navalny. ‘Navalny’: a David and Goliath fight with Putin.


Movie Review: Sputnik (2020)

“I don’t know, but he’s definitely not from earth.”

Alien itu sebenarnya ada atau tidak? Lantas kalau memang eksistensi mereka nyata adanya di luar angkasa sana, apa yang akan kita lakukan sebagai manusia jika suatu saat mereka akhirnya menemukan “jalan” untuk masuk ke dalam wilayah kita, yakni bumi? Di berbagai film dengan tema serupa, termasuk berbagai film superhero, alien digambarkan sebagai sosok berbahaya, tapi bagaimana jika mereka ternyata dapat dijinakkan dan diubah menjadi senjata? Sputnik (Спутник) : a Russian science-fiction horror film.


Movie Review: Why Don’t You Just Die? (Papa, Sdokhni) (2019)


“Now it's definitely time to die.”

Kehidupan yang kini semakin keras juga menjadi materi yang semakin menarik untuk diolah menjadi sebuah konten, dan film ini salah satu dari mereka yang mencoba untuk mengeksplorasi isu tersebut. Namun menariknya pendekatan yang digunakan oleh Sutradara di debut film layar lebar-nya ini berhasil membuat isu tadi jadi terasa segar, berlatarkan negara Rusia ia hadirkan sebuah kisah amoral yang memadukan thriller dan drama bersama dengan begitu banyak “tawa unik” di dalamnya. ‘Why Don't You Just Die!’ : when you copied Quentin Tarantino and make a good torture porn.

Review: Leviathan (2014)


Sulit bahkan masih ragu untuk mengatakan ini sebagai pemenang versi saya di kategori Best Foreign Language pada Oscar tahun depan mengingat saingannya juga tidak kalah cantik, dari Two Days, One Night, kemudian Ida, lalu ada Force Majeure, serta film terbaru Xavier Dolan yang sangat kami antisipasi, tapi sebagai contender wakil dari Rusia ini merupakan salah satu pesaing terkuat. Alasannya? Leviathan (Leviafan) adalah sebuah drama satire yang cenderung provokatif dalam menyampaikan kritiknya bukan hanya lewat lapisan-lapisan yang padat dan tajam, tapi juga membuat penonton merasa hangat dan dingin secara bersamaan. Bold, bleak, brutal, and beautiful.