Showing posts with label Sienna Miller. Show all posts
Showing posts with label Sienna Miller. Show all posts

Review: Live by Night (2016)


"We’re all going to hell."

Jika kamu masih ingat salah satu topik menarik di antara moviegoers pada tiga tahun yang lalu mengandung sutradara film ini di dalamnya, yaitu Ben Affleck. Saat itu Ben terpilih untuk memerankan Batman pada rencana besar DC membangun universe mereka dan kemudian hadir pertanyaan apakah Ben layak untuk memerankan tokoh ikonik tersebut. Tapi hal lain yang juga tidak kalah menarik adalah dengan terpilihnya dia sebagai Batman lalu bagaimana dengan kiprah karir Ben Affleck yang kala itu sedang mekar sebagai sutradara mengingat setahun sebelumnya ia memproduksi Argo. Now he’s back with ‘Live by Night’, but, yeah, he’s back.

Review: High-Rise [2016]


"The ones who are the real danger are the self-contained types like you."

Bumi kini dihuni oleh 7,4 milyar manusia, dan pada tahun 2020 diprediksi 60% dari populasi di bumi akan menjadi warga urban. Masing-masing akan memperbaiki kualitas diri mereka, masing-masing akan menaikkan ambisi mereka, dan mungkin kekhawatiran peradaban manusia akan jatuh dan “kerusakan” dengan cepat menyebar seperti wabah akan segera terjadi. Potensi dari prediksi tadi coba ditampilkan oleh High-Rise ke dalam gedung setinggi 40 lantai, strata sosial menjadi medan perang yang dikemas dengan rasa Stanley Kubrick. The Towering Inferno meets Snowpiercer. Funny and clever.

Review: Unfinished Business (2015)


Sebagai informasi awal bahwa ini merupakan film komedi, tapi setelah selesai menonton hal pertama yang berhasil membuat saya tertawa justru bagaimana judul yang ia gunakan seperti cerminan secara langsung kualitas yang ia miliki. Unfinished Business sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi komedi bodoh berisikan pria-pria melakukan petualangan yang menyenangkan, tapi ternyata hasil yang ia berikan benar-benar terasa seperti sebuah bisnis yang belum selesai. Unfinished Business is an unfinished business.

Review: American Sniper (2014)


"I need you to be human again."

American Sniper ini adalah film dengan materi ambigu yang coba di tampilkan juga dengan tampilan yang ambigu. Hasilnya, sebuah hiburan yang ambigu dan pelak akan menghasilkan keseimbangan dari mereka yang menyukai film ini maupun yang kurang suka hingga membenci film ini. Judul yang ia gunakan memang sedikit menjebak dan dengan cita rasa layaknya The Hurt Locker kita akan semakin terjebak didalam satu “warna” di antara banyak warna yang ia berikan, namun pada akhirnya American Sniper berhasil menjadi sebuah studi karakter yang menyenangkan.

Review: Foxcatcher (2014)


"Coach is the father. Coach is a mentor. Coach has great power on athlete's life."

Jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia judul film ini memiliki arti penangkap rubah, dan menariknya judul tersebut ternyata juga dapat jadi penggambaran secara garis besar apa yang akan kamu dapatkan dari film ini. Kita berada di posisi sebagai penangkap dan cerita yang berisikan percakapan dan kejahatan penuh ketenangan menjadi rubah yang terus bergerak dengan lincah. Paranoia hingga obsesi, berisikan kesedihan sampai kejahatan, bisnis penuh persaingan dan misteri sampai character study, ia punya thriller tapi juga cengkeraman layaknya sebuah horror, Foxcatcher adalah hiburan dua jam yang memukau.