Bagi saya, sebuah film yang
mengandalkan bahasa visual adalah sebuah film yang egois. Bukan berarti ia
punya tingkat kesulitan dalam cara pemahaman yang berbeda dari film pada
umumnya (menurut saya itu sama saja), meskipun ketimbang dipadati dengan
dialog-dialog untuk membawa penontonnya masuk dan berpetualang kedalam cerita,
ia justru didominasi tampilan visual disertai dialog yang minim. Dampaknya, ia
sangat sangat menuntut para penontonnya untuk harus berada dalam kondisi dimana
mood mereka sedang baik agar dapat ikut menikmati semua pesan yang ia usung.
Menyenangkan, sometimes.
Showing posts with label Tatiana Chiline. Show all posts
Showing posts with label Tatiana Chiline. Show all posts

