Showing posts with label Tom Felton. Show all posts
Showing posts with label Tom Felton. Show all posts

Review: Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts (2022)

“Always.”

Harry Potter adalah salah satu fenomena industri perfilman, selama satu dekade penonton dibawa ikut tumbuh bersama karakter sejak pertama kali mereka masuk dan diterima di sebuah sekolah sihir, menyaksikan mereka tidak hanya berkembang dari segi pendidikan dan pergaulan saja namun juga perjuangan dalam menghadapi rencana jahat dari You-Know-Who bersama pasukannya. Karena itu, sangat layak jika sebuah film dokumenter dibuat untuk merayakan 20 tahun film series dengan total delapan buah film yang kini tergabung di dalam ‘The Wizarding World’ franchise itu, membawa fans dan penonton ke Hogwarts dan bernostalgia meski tidak dipungkiri pula fungsi lainnya untuk membuka pintu bagi kembalinya Fantastic Beasts films di tahun ini, The Secrets of Dumbledore. ‘Harry Potter 20th Anniversary: Return to Hogwarts’: a gift for fans.


Movie Review: Harry Potter and the Deathly Hallows - Part 1 (2010)


"I must be the one to kill Harry Potter."

Keputusan memecah novel terakhir dari petualangan Harry Potter dan teman-temannya di dunia sihir menjadi dua bagian film sebenarnya memiliki dampak positif dan juga negatif. Positifnya adalah dengan begitu terdapat kesempatan yang lebih besar bagi materi dari novel untuk hadir di layar lebar, namun dari sana pula dampak negatif kemudian dapat lahir, jika kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan baik salah satu dari dua part tersebut punya potensi besar untuk kurang berhasil menjadi sebuah sajian yang padat. The beginning of the end, berikut adalah film ketujuh dari Harry Potter film series, Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1, another puzzle solving journey with accio and one cute but depressing little dance.

Movie Review: Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009)


"Avada Kedavra!"

Novel Harry Potter and the Half-Blood Prince dapat dikatakan merupakan salah satu novel terbaik dari tujuh Harry Potter novels, setup yang telah coba dibentuk pada lima film sebelumnya kini naik ke tahap selanjutnya di mana sisi protagonist dan antagonis mulai melancarkan “ledakan” satu sama lain, dari "the special one" Harry kini sadar bahwa ia juga merupakan "the chosen one". Menjadi jembatan bagi dua film terakhir berikut adalah film keenam dari Harry Potter film series, Harry Potter and the Half-Blood Prince: half for romance, half for the prince.

Movie Review: Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002)


"You shall not harm Harry Potter!"

Setelah pembuka yang faithful dan berhasil membangun dasar yang baik bagi karakter dan juga konflik, Harry Potter and the Philosopher's Stone, kini Harry kembali harus berhadapan dengan masalah yang berasal dari sebuah terror terkait kamar rahasia di Hogwarts. Mencoba melanjutkan excitement yang telah terbentuk itu sutradara dan writer menunjukkan bahwa mereka semakin confident ketika bermain dengan materi, menghasilkan berbagai pertumbuhan yang menarik meskipun tidak bersifat menyeluruh dan menjangkau semua bagian. Berikut adalah film kedua dari Harry Potter film series, Harry Potter and the Chamber of Secrets, a safely landing flight.

Movie Review: Harry Potter and the Philosopher's Stone (2001)


"Bless my soul. It's Harry Potter!"

Satu setengah dekade yang lalu tepatnya tanggal 16 November 2001 titik awal dari salah satu film series terbesar yang pernah diciptakan oleh industri perfilman, Harry Potter, lahir. Untuk mencoba merayakan hal tersebut sembari menjadi semacam intro bagi ‘Fantastic Beasts and Where to Find Them’ rorypnm mencoba untuk mereview delapan buah film yang menjadi bagian dari Harry Potter film series. Berikut adalah film pertama, Harry Potter and the Philosopher's Stone (Harry Potter and the Sorcerer's Stone), sebuah pembuka yang faithful and fluffy.