Showing posts with label Dominic West. Show all posts
Showing posts with label Dominic West. Show all posts

Review: Finding Dory [2016]


"I have to find my family."

Semenjak kemunculan fitur pertama mereka ‘Toy Story’ pada tahun 1995 Pixar Animation Studios perlahan namun pasti tumbuh besar dan kini menjadi one-to-beat di genre animasi. Karya Pixar mayoritas selalu sukses menciptakan impresi yang sangat kuat di standar yang tinggi dan itu memberi tugas yang berat bagi “penerus” atau sekuel di mana sejauh ini tidak semua dari mereka berhasil tampil di level pendahulunya. Banyak kalimat positif yang dapat digunakan untuk menggambarkannya dan jika disimpulkan pada satu kalimat sederhana: Finding Nemo merupakan salah satu film animasi anak-anak yang paling dicintai sepanjang masa. Apakah penerusnya ini berada di level yang sama tingginya? Finding Dory is another good animation from Pixar.

Review: Genius (2016)


"We really making books better, or just making them different."

Sebagai seorang penulis pemula di blog ini (and not superbly good on “playing” with bahasa) saya merasakan banyak manfaat ketika tulisan saya (yang saya inginkan) menjalani proses editing terlebih dahulu sebelum dipublikasikan. Awalnya memang terasa kurang rela ketika tulisan saya di “modifikasi” sedemikian rupa meskipun skalanya sangat kecil, namun ternyata dampaknya sangat besar, tulisan saya menjadi lebih padat dengan ide dan point yang ingin disampaikan tetap eksis pula. Hubungan antara penulis dan editor itu yang coba diceritakan oleh film ini lengkap dengan berbagai gesekan di dalamnya, Genius, a good enough biographical drama even though did not live up its title.

Review: Money Monster (2016)


"Without risk there is no reward."

Di fitur layar lebar ketika tampil sebagai seorang aktris di depan kamera Jodie Foster merupakan salah satu ahli dalam hal berbicara kepada penonton melalui karakternya, namun ketika ia mencoba duduk di depan layar monitor sebagai sutradara fitur yang ia hasilkan biasa-biasa saja. Home for the Holidays, The Beaver, mereka tidak buruk namun sulit pula untuk dikatakan sebagai kemasan yang benar-benar kuat. Mampir sejenak ke layar televisi dengan menyutradarai Orange Is the New Black serta House of Cards kini Jodie Foster kembali mencoba untuk berbicara sebagai sutradara lewat Money Monster, berkisah tentang praktek bisnis di Wall Street yang ternyata bukan merupakan kemasan drama thriller kelas monster.

Review: Pride (2014)


"Every woman is a lesbian at heart!"

Seperti judul yang ia miliki, Pride bisa jadi merupakan salah satu kebanggaan dari dunia perfilman British di tahun ini. Bagaimana tidak ketika ia memiliki banyak warna yang berhasil dicampur atau disatukan dengan baik, ia punya drama yang terasa hangat tapi juga tetap berhasil membuat masalah yang ia punya terasa serius, ia juga punya komedi lucu yang mampu membuat penonton tertawa dalam kadar yang pas, dan mereka bersatu didalam narasi yang berjalan dengan cepat dan meriah, kombinasi style dan substance yang manis.

Movie Review: The Awakening (2011)


Florence Cathcart (Rebecca Hall), mungkin sedikit berbeda dari kebanyakan wanita di tahun 1921. Wanita yang berprofesi sebagai penulis ini sangat menjunjung tinggi sains, tidak percaya pada hal-hal yang berhubungan dengan mistis seperti hantu. Itu berubah ketika seorang pria bernama Robert Malory (Dominic West) datang kepadanya meminta bantuan untuk memecahkan kasus munculnya hantu dengan wujud anak kecil yang berkaitan dengan kematian salah satu dari muridnya.